PAKIS, RADAR MALANG - Presiden Prabowo Subianto datang ke Malang kemarin (17/7). Pimpinan tertinggi republik ini memimpin panen raya tebu, padi, dan kedelai yang ditanam oleh 3 matra TNI. Pihaknya juga berjanji akan membuka banyak lahan untuk penanaman tanaman-tanaman tersebut.
Prabowo, yang datang di Lanud Abdulrachman Saleh pada pukul 15.00 itu terlebih dahulu meninjau panen tebu yang dilaksanakan di perkebunan samping barat landasan pacu bandara. Lebih kurang 21 truk Mitsubishi Canter dan 3 alat berat pembabat tebu disiapkan untuk memanen puluhan hektar tanaman bahan baku gula dan etanol itu.
Tiga matra TNI, baik darat, laut, maupun udara memanen tiga tanaman yang berbeda. TNI AU menanam tebu, laut menanam kedelai, darat padi.
Sepanjang Januari sampai Juni 2026, TNI AD mendampingi penanaman padi pada 6,26 juta hektar lahan. Dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras, atau mendukung 55,24 persen target produksi beras nasional tahun 2026.
Di sektor kedelai, TNI AL mendampingi lahan seluas 2.432 hektar dengan potensi produksi 3.676 ton. Sedangkan TNI AU mendampingi 236.048 hektar lahan tebu dengan potensi produksi 18,386 juta ton, atau setara 1,36 juta ton gula atau 45,05 persen target produksi gula nasional tahun 2026.
Pada hari itu juga, mereka memanen ratusan ribu hektar tanaman dalam satu kali panen raya. "Hari ini panen raya serentak di 43 titik se-Indonesia. Sehari sebelumnya (15/7) panen jagung serentak oleh Polri," kata Prabowo.
Namun hal itu dirasa masih belum cukup. Politisi dari Partai Gerindra itu mengatakan kebutuhan nasional masih banyak. Oleh karenanya pembukaan lahan baru juga diperlukan. "Saya mencanangkan dalam 4 tahun bisa membuka 100 ribu hektare lahan tebu, tapi Menteri Pertanian menyanggupi hanya 2 tahun," sebut Prabowo. Selain itu, akan ada peremajaan tanaman tebu yang dilakukan serentak di masa mendatang.
Dalam masa pemerintahannya, Prabowo bertekad untuk tidak mengimpor bahan-bahan pokok tersebut. Ia lebih memilih untuk memutar uang untuk keperluan bahan pokok itu di dalam negeri.
Oleh karenanya, Prabowo mengklaim sekarang sedang gencar-gencarnya melakukan penindakan terhadap aktivitas ekonomi ilegal. Selain itu, Prabowo juga akan melakukan efisiensi lebih lanjut untuk pengentasan kemiskinan. "Kalau perlu anggaran TNI dan Polri dikurangi untuk mengentaskan kemiskinan," kata dia disambut tawa para tamu undangan.
Penulis: Biyan Mudzaky Hanindito
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang