***
Keringat Faradadhita Shalaza terlihat bercucuran. Padahal, baru sebentar dia mempraktikan beberapa gerakan dari pole dance. Dari pengamatan Jawa Pos Radar Malang, harus bergantungan di sebuah tiang dan menunjukkan gerakan yang sempurna memang membutuhkan sebuah effort besar. Malah, diakui Faradadhita untuk bisa satu gerakan dibutuhkan waktu tidak sebentar. ”Terkadang butuh waktu satu bulan untuk satu gerakan,” jelas dia.
Menurut trainer pole dance Diamond Gym Devina Martina, olahraga tersebut merupakan penggabungan antara menari dengan gerakan-gerakan akrobatik atau calisthenic.
”Jadi untuk melakukan pole dance selain menari juga harus bisa menggunakan otot tubuh bagian atas,” terang perempuan 28 tahun itu. Tujuannya adalah untuk bisa mengangkat tubuh dari lantai dan akhirnya bisa mengelantung di tiang.
Meski punya effort yang lumayan, namun diakui Devina, pole dance bisa dilakukan oleh siapa saja. ”Tidak ada persyaratan khusus. Asalkan punya niat pasti bisa melakukannnya,” terang alumnus SMA Katolik St. Albertus itu.
Tapi, untuk bisa terhindar dari cedera, stretching, diakuinya sangatlah penting. Perempuan asli Malang itu, mengaku mulai menggandurungi pole dance sejak dua tahun lalu ketika menimba ilmu di Australia.
Beberapa tahun menggeluti pole dance, menurut Devina, ada banyak manfaat yang diperoleh dari olahraga itu. Seperti contohnya adalah membuat kondisi tubuh fit alias bugar.
”Sebab, semua otot terpakai saat melakukan beragam macam gerakan. Alhasil meningkatkan fleksibilitas, masa otot, muscular endurance,” kata dia.
Selain itu, pole dance juga bisa menjadi sarana untuk meningkatkan kepercayaan diri. Kenapa begitu? Dijelaskan perempuan 28 tahun itu, karena pole dance itu olahraga yang berat. Jadi, apabila memutuskan satu gerakan dengan sempurna. Maka, ibaratnya adalah mereka para atlet pole dance mampu menang dengan diri sendiri.
”Semacam berpikir, ‘tubuh’ saya bagaimana bentuknya telah membuat saya mampu melakukan hal-hal berat,” terang dia.
Sementara itu, menurut Cynia Permata, pole dance adalah aktivitas olahraga yang bagus untuk refreshing. ”Manfaat yang saya rasakan dari olahraga tersebut. Salah satunya adalah bisa menjadi hiburan penghilang stres,” kata dia.
Meskipun saat pole dance, kata Cynia, badan terasa sakit semua. Sebab, dengan olahraga bisa meningkatkan hormon endorpin.
Pewarta: Galih R Prasetyo Editor : Editor : Hendarmono Al S.