Tim Pelatih Fokus Benahi Fisik Pemain
MALANG KOTA- Joel Cornelli tidak paksakan tiga legiun asing anyar Arema FC Choi Bo-kyung, Wiliam Marcilio, dan Thales Lira untuk segera tune-in dengan tim.
Pelatih asal Brazil itu akan sabar menunggu mereka berprogres.
Itu karena kebugaran pemain tersebut belum berada level terbaik.
Mantan juru taktik Al Riyadh itu menjelaskan, penyebabnya ketiga legiun asing itu belum ada sepakan gabung latihan tim.
Sebelum gabung tim kondisi Thales, Choi, dan Wiliam off latihan.
Itu karena sudah menyelesaikan kompetisi.
”Kualitas fisiknya jauh dibanding pemain lokal yang sudah mulai latihan pekan lalu,” ujarnya saat ditemui Radar Malang kemarin.
Baca Juga: Tim Pelatih Singo Edan Optimistis Legiun Asing Bisa Klop
Berangkat dari itu, dia ingin memberi porsi latihan yang ringan dan akan meningkat secara bertahap.
Untuk menunjang itu, ketiganya juga akan mendapat latihan khusus secara terpisah.
Lalu, tim pelatih juga menyiapkan program latihan tambahan. Di mana Thales, Choi, dan Wiliam mendapat latihan di gym.
Menurutnya mengandalkan latihan di lapangan tidak cukup.
”Kami akan bangun fisik mereka dari bawah,” imbuhnya.
Treatment itu tidak hanya berlaku untuk ketiga pemain asing Arema FC itu saja. Charles Lokolingoy, Julian Guevara dan pemain asing anyar juga akan merasakan hal serupa saat kondisi fisiknya belum ideal.
Berusaha membangun fisik tiga pemain asing itu secara bertahap bukan dilakukan Joel tanpa alasan.
Pelatih 57 tahun itu melihat terlalu berisiko memaksa pemain itu segera
berada level fitness terbaik.
Salah satu dampak yang berpotensi dirasakan tim, ketiga pemain itu bisa mengalami cedera.
”Tentunya menjadi sebuah kerugian saat mereka (legiun asing, red) alami pro-
blem sebelum liga,” katanya.
Berdasar data yang dia dapatkan Arema FC sempat mengalami problem
itu pada musim 2023/2024 lalu.
Di mana masuk pekan ke-3 kompetisi, dua pemain asing tim alami problem kaki.
Baca Juga: Legiun Asing Arema FC Tak Sabar Jumpa Aremania di Stadion Kanjuruhan
Mereka adalah Charles Lokolingoy dan Ichaka Diara.
Musim lalu dampak pemain asing tidak komplet membuat Arema FC kehilangan poin penuh di pekan-pekan awal.
Akibatnya sudah berada di zona merah mulai pekan ke-3 kompetisi.
Hadirnya pemain asing juga untuk menunjang tim di kompetisi,
bukan sekadar ceremony.
Di tempat terpisah, Manajer Arema FC Wiebie Dwi Andriyas
tidak khawatir dengan kondisi fisik tiga legiun asing anyar tim.
Dia melihat merupakan hal yang normal saat pemain asing tidak berada di level fisik terbaik pada awal gabung latihan.
”Kondisi fisik mereka turun karena sudah selesai kompetisi. Dan sebelum gabung juga melakukan liburan,” terangnya.
Menurutnya pada awal latihan tim para pemain lokal juga mengalami hal serupa.
Informasi yang dia dapatkan fisiknya mencapai 20 persen.
Tapi, seusai latihan sepekan mengalami peningkatan.
”Nanti sebelum kompetisi, saya yakin fisik pemain asing dan lokal akan ideal untuk arungi kompetisi,” paparnya. Apalagi tim ketambahan pelatih fisik. (rb1/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana