MALANG KOTA - Arema FC mendapat keuntungan saat menjalani laga away melawan Barito Putera, Jumat nanti (11/1).
Singo Edan akan melawan kesebelasan berjuluk Laskar Antasari itu di tempat netral.
Itu menyusul, Barito Putera belum bisa bermain di kandangnya, Stadion Demang Lehman.
Laga kedua tim pada pekan ke10 BRI Liga 1 itu akan dihelat di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Markas Persiba Bantul itu bukan venue yang baru untuk Charles Lokolingoy dkk.
Musim lalu, Singo Edan beberapa kali bermain di tempat tersebut.
Bermain di Stadion Sultan Agung, dipastikan membuat Barito Putera bakal bermain tanpa pendukungnya.
Itu menyusul, jarak Kota Banjarmasin terlalu jauh dengan Jogjakarta.
Sebelumnya laga Barito Putera di Stadion Sultan Agung tidak menggembirakan.
Mereka bermain imbang 00 saat menghadapi Malut United.
Lalu, sempat tumbang saat melawan PSS Sleman pada laga pekan ke8.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi membenarkan laga melawan Barito Putera dilangsungkan di Stadion Sultan Agung.
”Sesuai dengan yang sudah dijadwalkan operator Liga 1,” tutur pria yang akrab disapa Inal itu.
Menurutnya, tim menerima informasi melawan Laskar Antasari di Bantul sejak bulan lalu.
Sebelum mereka melawan PSM Makassar di Stadion Batakan.
Perpindahan venue laga, akibat Stadion Demang Lehman sedang direnovasi.
Karena situasi itu, dirinya dan tim tidak terlalu mempersoalkan mengenai harus bermain di Jogjakarta.
Bagi Arema FC bermain di Kali mantan atau Bantul bukan sebuah masalah.
Terlebih, status Singo Edan di laga tersebut adalah tim tamu.
Meski begitu, mantan manajer bisnis Arema FC itu tidak merasa mendapat keuntungan.
Menurutnya, elemen tim melihat untuk mendapat kemenangan wajib untuk kerja keras.
Lalu, bermain lebih baik dibandingkan pertandingan sebelumnya.
”Pantang untuk menganggap enteng pertandingan pekan ke 10,” ucapnya.
Dia memprediksi lawan akan memberi perlawanan yang sengit.
Itu menyusul, ingin menyudahi hasil negatif di pertandingan sebelumnya.
Menurutnya, Dalberto Luan Belo dkk harus bangkit untuk menatap laga selanjutnya.
Tujuannya, supaya persiapan dalam waktu yang tidak panjang bisa dimaksimalkan.
Praktis, Arema FC hanya punya waktu bersiap empat hari atau lebih sedikit dibandingkan sebelum lawan Persija.
Senada dengan Inal, Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli menjelaskan, laga kontra Barito Putera merupakan pertandingan yang penting.
Karena itu akan berusaha meraih kemenangan. ”Tambahan tiga poin penting bagi kami untuk memperbaiki peringkat di klasemen,” jelas pelatih asal Brasil itu.
Wiliam Marcilio dkk akan berangkat ke Bantul, Yogyakarta hari ini.
Dia ingin datang lebih cepat ke Jogjakarta untuk melakukan adaptasi dengan kondisi lapangan.
Itu karena, Stadion Sultan Agung punya kondisi lapangan yang berbeda dibandingkan stadion yang digunakan Arema FC bertanding sebelumnya. Joel menjabarkan, kondisi timnya bagus saat ini.
Para pemain sudah melupakan kekalahan dari Persija lalu. Tapi kemarin latihan Dendi Santoso cs di ARG Soccer Field, ditunda akibat hujan lebat. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana