Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Derbi Jatim Arema vs Persebaya Pekan ke-30: Ini Langkah Keamanan Polda & Arema FC

Diva Ayu Herdianasari • Selasa, 14 April 2026 | 18:20 WIB
Jelang derbi panas Jawa Timur, Arema FC vs Persebaya Surabaya, seluruh pihak perkuat koordinasi demi laga aman dan kondusif. (Instagram @officialpersebaya)
Jelang derbi panas Jawa Timur, Arema FC vs Persebaya Surabaya, seluruh pihak perkuat koordinasi demi laga aman dan kondusif. (Instagram @officialpersebaya)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Jelang derbi Jatim Antara Arema vs Persebaya di pekan ke-30 BRI Super League untuk memastikan keamanan saat berjalannya derbi seluruh pihak menyelaraskan langkah untuk memastikan pertandingan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Koordinasi antara klub, panpel, serta kepolisian ditekankan dengan ketat untuk mengantisipasi potensi gangguan yang menyebabkan kerusuhan, termasuk provokasi di kalangan suporter.

Derbi Jatim dijadwalkan akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada 28 April 2026 mendatang. Untuk menghindari peristiwa sebelum-sebelumnya terjadi kembali kali ini, Manajemen serta tim kepanpelan Arema FC telah menghadiri audiensi yang digelar di Mapolda Jawa Timur, Surabaya pada (1/4). Pertemuan tersebut diadakan untuk menindaklanjuti terkait prosedur pengamanan jelang laga derbi Jatim.

Usai peristiwa Kanjuruhan yang telah merenggut banyak nyawa, untuk penyelenggaraan pertandingan derbi pekan ke-30 tentu saja membutuhkan izin dari pihak kepolisian. Erwin Hardiyono selaku ketua panitia pelaksana memberikan penekanan terkait pentingnya pencegahan serta eduksi kepada pihak suporter agar kejadian tidak terulang kembali. Untuk membuat pertandingan berjalan dengan lancar dan kondusif, peran dari berbagai pihak dibutuhkan seperti bagian keamanan, panitia pelaksana, serta suporter.

Baca Juga: Prediksi Skor Derbi Jatim Pekan ke-30: Arema FC vs Persebaya Surabaya, Akankah Berbeda dari Leg Pertama?

“Kami melihat Aremania saat ini sudah berada di jalur yang lebih baik dan menunjukan kedewasaan yang luar biasa,” ungkap Munif Wakid sebagai perwakilan manajemen Arema FC yang dikutip melalui website resmi klub Arema FC.

Melalui ungkapan Munif selaku perwakilan manajemen Arema, dengan kondisi saat ini pertandingan dengan intensitas tinggi dapat diberlangsungkan. Selain itu, terdapat pula pertemuan dengan jajaran panitia pelaksana Arema FC serta dihadiri Aremania  sebelum menjelang derbi. Pertemuan itu berlangsung di Pendopo Aji Kantor Pemkab Malang, pada Minggu (5/4). 

Pertemuan ini diadakan dengan tujuan untuk mempersiapkan berbagai pihak terkait untuk membantu mensukseskan pertandingan. Pertemuan tersebut menghasilkan 6 poin kesepahaman, berikut inti dari isi nota kesepahaman yang ditulis dari website resmi klub Arema FC.

  1. Larangan segala bentuk kekerasan di dalam dan luar stadion.

  2. Penghormatan terhadap tim tamu, official, dan wasit.

  3. Koordinasi ketat antara panpel, suporter, dan aparat keamanan.

  4. Partisipasi aktif Aremania dalam menjaga ketertiban.

  5. Sanksi tegas bagi pelanggar komitmen bersama

  6. Penguatan edukasi sportivitas di kalangan generasi muda suporter.

Dengan pertemuan tersebut bukan hanya panitia pelaksana, namun suporter memahami tindakan yang harus dilakukan untuk menyukseskan pertandingan derbi Jatim antara Arema FC dengan Persebaya. Kesadaran diri sebagai para penggemar setiap tim untuk menjaga sikap untuk menghindari kekacauan diperlukan , meski sudah tertera sanksi bagi yang melanggar kesadaran diri dalam menjadi suporter serta orang yang terlibat dengan bijak maka pertandingan akan berjalan dengan menarik tanpa timbulnya peristiwa yang merugikan berbagai pihak.

Editor : Aditya Novrian
#Langkah keamanan #arema vs persebaya #derbi jatim #BRI Super League 2025/2026