RADAR MALANG- Tenis Meja Kota Batu berupaya menjaga regenerasi atlet tetap berjalan dengan optimal. Salah satu langkah yang mereka lakukan adalah memberikan jam terbang kepada atlet baru di kejuaraan terbuka. Tujuannya, membuat kemampuan mereka dengan atlet berpengalaman menjadi tidak terlalu jauh.
Pelatih Tenis Meja Kota Batu Nanda Rama Rineksa menjabarkan, mereka saat ini sudah mengantongi beberapa atlet baru. Baik itu atlet yang turun di nomor tunggal maupun beregu. Meski begitu, dirinya tidak langsung memberikan panggung kejuaraan bergengsi kepada mereka.
”Kami harus meningkatkan pengalaman bertanding mereka secara bertahap, agar tidak kaget dengan kejuaraan dan lawan yang lebih kompetitif,” ujar dia. Karena hal itu, dirinya memilih menurunkan atlet-atlet baru pada kejuaraan terbuka. Dengan level persaingan yang lebih beragam, mereka dapat tampil tanpa terbebani target tinggi.
Setelah melalui beberapa kali kejuaraan, Nanda baru menilai perkembangan atlet debutan. Apakah sudah naik level ke ajang yang lebih bergengsi atau tidak. Jika mampu melewati hal tersebut, mereka bakal menjalani latihan bersama atlet yang lebih berpengalaman.
Dari situ, atlet debutan dapat mengikuti ritme cepat dari para seniornya. Jika berhasil menunjukkan performa konsisten, maka dia bisa berkesempatan mengikuti ajang yang lebih bergengsi, bertandem dengan seniornya. ”Dengan cara seperti ini, mereka bisa siap menghadapi kejuaraan besar dan berpotensi ikut di Porprov Jatim X 2027 tahun depan,” tandasnya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo