Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Final Cak Udin Open 2026 Sukses Digelar, Lahirkan Juara Baru Bulutangkis Malang Raya

A. Nugroho • Minggu, 19 Juli 2026 | 11:43 WIB
PARA PEMENANG: Juara dal turnamen bulutangkis Cak Udin Open 2026.
PARA PEMENANG: Juara dal turnamen bulutangkis Cak Udin Open 2026.

MALANG, RADAR MALANG– Turnamen bulutangkis Cak Udin Open 2026 resmi berakhir pada Sabtu (18/7) dengan menghadirkan partai-partai final yang sengit. Ajang tahunan ini sukses melahirkan juara-juara baru sekaligus menjadi wadah silaturahmi bagi para pecinta bulutangkis se-Malang Raya.

Turnamen yang digelar sejak 14 Juli di Gedung MBA, Kota Malang, merupakan rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKB, Hasanuddin Wahid atau yang akrab disapa Cak Udin.

Cak Udin mengatakan, Cak Udin Open telah menjadi tradisi tahunan yang rutin digelar setiap bulan Juli. Tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa turnamen ini selalu dinantikan oleh para pecinta bulutangkis di Malang Raya.

"Sebenarnya Cak Udin Open ini adalah tradisi tahunan. Setiap tahun kita menggelar turnamen bulutangkis se-Malang Raya dan selalu diupayakan berlangsung pada bulan Juli. Alhamdulillah, antusiasme peserta luar biasa," ujar Cak Udin.

UNGGUL: Penyerahan juara dalam turnamen bulutangkis Cak Udin Open 2026.
UNGGUL: Penyerahan juara dalam turnamen bulutangkis Cak Udin Open 2026.

Menurut Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Malang Raya tersebut, penyelenggaraan turnamen tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Harlah PKB, tetapi juga bertujuan mencari bibit-bibit atlet berbakat yang dapat dibina untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Selain itu, kompetisi ini juga memberi ruang bagi masyarakat yang memiliki hobi bermain bulutangkis meski sudah tidak berada pada usia kompetitif sebagai atlet.

"Motivasi kami adalah menemukan bibit-bibit unggul yang bisa didorong menjadi atlet berprestasi," ujarnya.

Di sisi lain, Cak Udin mengatakan juga ingin memberikan ruang untuk bertanding dan berkompetisi. "Terutama bagi teman-teman yang mungkin usianya sudah bukan usia atlet, tetapi masih memiliki semangat dan hobi bermain bulutangkis," ungkapnya.

Cak Udin menjelaskan, bulutangkis dipilih karena merupakan salah satu olahraga yang paling digemari masyarakat Indonesia. Olahraga ini dapat dimainkan oleh berbagai kalangan dan mampu menghadirkan suasana penuh kebersamaan.

Ia menilai semangat riang gembira saat bermain bulutangkis sejalan dengan semangat Harlah PKB ke-28.

"Kalau main bulutangkis tidak riang gembira, itu tidak sesuai dengan semangat Harlah PKB ke-28," katanya.»

Antusiasme masyarakat terhadap turnamen ini juga terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 560 orang. Namun, karena keterbatasan waktu dan skema pertandingan, tidak seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi tahun ini.

Cak Udin memastikan Cak Udin Open akan terus digelar setiap tahun sebagai bentuk komitmen PKB dalam mendorong budaya hidup sehat dan mengembangkan olahraga di Malang Raya.

"Semakin banyak yang ikut tentu semakin baik. Namun, kami tetap harus menyesuaikan dengan skema pertandingan dan waktu yang tersedia," jelasnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp50 juta yang dibagi ke dalam beberapa kategori pertandingan. Juara pertama memperoleh hadiah Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp2 juta.

Babak final mempertandingkan empat kategori dengan delapan pasangan terbaik yang berhasil lolos, yakni:

- Kelas EE: Jafis/Abar (PKB Cemorokandang) menghadapi Candra/Ikhsan (PBSCU).
- Kelas FF: Heri/Rudi (PB Pandanlandung) melawan Andik/Crisna (PBSBX).
- Kelas CD: Iqbal/Jafar (PB Baramix) berhadapan dengan Riki/Fadi (Tiga Putra).
- Kelas BB: Faris/Aji (Fluo) menghadapi Agung/Fahmi (BSS).

Dengan berakhirnya Cak Udin Open 2026, turnamen ini kembali menegaskan komitmennya sebagai ajang pembinaan atlet sekaligus ruang silaturahmi bagi komunitas bulutangkis di Malang Raya.

PKB pun berkomitmen menjadikan kegiatan olahraga ini sebagai agenda tahunan yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)

Editor : A. Nugroho
Turnamen bulutangkis malang Juara cak udin