Kepala SMP Katolik Marsudi Siwi Christina Yayuk Mei Indrayanti mengatakan, diklat jurnalistik ini bertujuan agar civitas akademika bisa mengembangkan kreativitas. Itu karena para siswa dinilai perlu mengasah kemampuan menulis.
Demikian pula dengan guru-gurunya. ”Kebetulan kami juga berencana menerbitkan mading (majalah dinding) sekolah dalam bentuk online. Lewat kegiatan seperti ini, tentu akan membantu mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.
Dia berharap para guru termotivasi menuangkan kreativitas. Salah satunya menulis yang nantinya bisa diunggah ke media massa. Di samping itu, lanjut Christina, pihaknya juga ingin memberikan motivasi kepada dirinya sendiri agar kembali menulis.
“Dulu saya pernah mengirimkan beberapa tulisan ke media dan menulis cerita di Anita Cemerlang. Tapi sampai sekarang belum ada suasana yang membuat saya kembali menulis,” katanya. ”Jadi saya ingin mengembalikan hobi lama juga,” tambahnya.
Materi seputar jurnalistik disampaikan oleh Redaktur Jawa Pos Radar Malang Mahmudan. Selain itu, ada materi soal entrepreneurship yang dibawakan oleh General Manager Air Asia Sales Office Malang Immanuel Ustradi Osijo MM.
Sementara itu, Ketua Yayasan Bina Wirawan Suster Aurelly CIJ menginginkan semua guru dan siswa TK, SD serta SMP Marsudi Siwi mempunyai kemampuan menulis. ”Ke depan, saya menginginkan agar kemampuan menulis ini menjadi salah satu prasyarat (seleksi calon pendidik),” kata Aurelly dalam sambutan pembukaan diklat jurnalistik. (mel/dan) Editor : Mardi Sampurno