Integrasikan Aspek Keberlanjutan dan Kewirausahaan
MALANG- Program Studi Arsitektur Universitas Merdeka (UNMER) Malang menggelar lokakarya Green-Archipreneurship. Lokakarya itu sebagai bagian dari upaya penguatan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Acara yang digelar di Hotel Swiss Belinn Kota Malang tersebut dalam rangka pelaksanaan rangkaian program hibah Program Kreativitas, Kemampuan dan Kewirausahaan (PKKM) tahun 2023.
Dana hibah yang dikelola oleh prodi Arsitektur UNMER Malang sendiri tahun ini mencapai Rp 1,069 miliar.
Lokakarya Green-Archipreneurship dihadiri oleh dosen dan narasumber ahli dalam bidang arsitektur dan kewirausahaan berkelanjutan.
Mereka berbagi pengetahuan dan pengalaman praktis kepada dosen prodi Arsitektur untuk mengembangkan kompetensi mereka.
Terutama dalam memanfaatkan keberlanjutan sebagai landasan utama dalam menciptakan karya arsitektur yang berkualitas.
Salah satu fokus utama dari lokakarya ini adalah pengenalan konsep arsitektur hijau (green architecture) dan penerapan prinsip-prinsipnya dalam dunia kewirausahaan.
Lokakarya juga melibatkan sesi diskusi dan studi kasus untuk memperdalam pemahaman peserta tentang konsep dan aplikasi green-archipreneurship.
Wakil Rektor 1 UNMER Malang Dr Sukardi MSi menyampaikan, Lokakarya Green-Archipreneurship merupakan salah satu upaya dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan dan kewirausahaan dalam kurikulum MBKM Prodi Arsitektur.
"Kami ingin menghasilkan lulusan yang tidak hanya mampu merancang bangunan yang estetis, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan memiliki kemampuan berwirausaha yang baik," ujarnya.
Lokakarya tersebut sekaligus langkah positif dalam mengembangkan kurikulum MBKM yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan industri arsitektur masa depan.
Diharapkan melalui penguatan kurikulum ini, mahasiswa Prodi Arsitektur UNMER Malang dapat menjadi agen perubahan yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.
Sekaligus mampu menciptakan karya arsitektur yang ramah lingkungan serta berdaya saing tinggi.
Saat ditemui di sela kegiatan, Ketua Prodi Arsitektur UNMER Malang Dr Ir Erna Winansih, MT menjelaskan, sebagai institusi pendidikan yang terus berinovasi, UNMER Malang terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang berkualitas.
Serta mendorong mahasiswanya untuk menjadi pemimpin yang tangguh dan bertanggung jawab di masa depan. "Lokakarya Green-Archipreneurship menjadi bukti nyata dari komitmen tersebut," tegas dia.
Sementara itu, pembicara pertama yang dihadirkan adalah Dr Yulianto P Prihatmaji ST MT IAI IPMI, dosen Prodi Arsitektur Universitas Islam Indonesia (UII) yang juga menjabat Ketua APTARI.
Sedangkab pembicaraa kedua Aswin Indraprastha ST MT MEng PhD., wakil Dekan Bidang Akademik Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Institut Teknologi Bandung (ITB). (Jprm1/nen)
Editor : Neny Fitrin