Memulai bisnis saat berstatus mahasiswa, lalu berkembang menjadi bisnis bersama hingga memiliki banyak cabang, menjadi perjalanan inspiratif yang dilalui oleh pasangan Hardian Tanoko dan Anita Carolina. Keduanya merupakan Founder CV Unitech Indonesia, serta lulusan program studi Manajemen Universitas Ma Chung angkatan 2008.
Bagi Hardian dan Anita, masa perkuliahan di Universitas Ma Chung bukan sekadar menuntaskan pendidikan formal, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun dan mengembangkan bisnis yang mereka jalani hingga saat ini.
Pengalaman Kewirausahaan Sejak Mahasiswa
Anita mengenang salah satu pengalaman paling berkesan selama kuliah adalah keterlibatannya dalam sebuah event kewirausahaan yang terbuka untuk umum. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk melatih jiwa entrepreneur sejak dini.
“Pengalaman yang paling berkesan saat kuliah, waktu itu saya ingat ada satu event kewirausahaan, yang juga boleh didatangi oleh orang luar, terbuka untuk umum. Itu benar-benar menjadi bekal sih untuk kita ke depan melatih jiwa kewirausahaan,” ujar Anita.
Pembentukan Pola Pikir Bisnis dan Character Building
Sementara itu, Hardian merasakan dampak besar dari perkuliahan di Ma Chung pada pembentukan pola pikirnya, terutama dalam dunia bisnis.
“Saya jadi lebih punya fundamental berpikir dalam bisnis dan dalam strategi-strategi sehari-hari di dalam dunia bisnis,” ungkap Hardian.
Tidak hanya mindset, keduanya juga menekankan pentingnya character building yang mereka dapatkan selama kuliah. Menurut mereka, karakter justru menjadi modal utama ketika terjun ke dunia kerja dan bisnis.
“Setelah lulus itu akhirnya kita mengenal istilah corporate value, yang mana itu secara basic memang butuh karakter-karakter orang yang dibangun sejak sebelum masa bekerja. Ternyata character building itu memang yang utama di atas skill seperti hard skill,” terang Anita.
Bukti Nyata Pendidikan yang Berimbang
Selama menempuh pendidikan di Universitas Ma Chung, Hardian dan Anita mengaku tidak hanya dibekali hard skill, tetapi juga soft skill, kewirausahaan, kepemimpinan, hingga praktik langsung. Hal tersebut terbukti sangat relevan dengan perjalanan bisnis mereka saat ini.
Anita juga menuturkan bahwa ilmu yang diperolehnya di bangku kuliah sangat aplikatif, terutama ketika ia mengambil jurusan Manajemen dengan konsentrasi pemasaran. “Di pemasaran itu ada mata kuliah pilihan, yaitu branding. Ternyata ketika kita bekerja, branding ini menjadi sesuatu yang sangat dasar dalam mengembangkan UniTAG,” jelas Anita.
Usaha UniTAG sendiri telah dirintis oleh Hardian sejak masih kuliah, kemudian dikembangkan bersama setelah lulus. Ilmu branding yang diperoleh di perkuliahan menjadi salah satu kunci dalam mengembangkan bisnis hingga dikenal luas dan memiliki banyak cabang.
Editor : Aditya Novrian