MALANG KOTA, RADAR MALANG - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Muhammadiyah 2 Inovasi Kota Malang berlangsung meriah. Tak hanya fokus mendidik karakter, sebanyak 150 siswa baru juga diminta membagikan 154 bibit pohon kepada warga sekitar.
Kegiatan itu ditujukan mendidik rasa kepedulian siswa baru kepada lingkungan. Selain itu, membentuk karakter disiplin dan mandiri melalui berbagai kegiatan MPLS selama lima hari.
Baca Juga: Sepekan 95 Pelajar Disabilitas Ikuti MPLS di Malang
Ide pembagian bibit pohon itu muncul dari rasa kekhawatiran sekolah terhadap kualitas udara. Untuk itu, menggelar aksi peduli lingkungan. ”Kami sengaja meminta mereka membawa bibit pohon yang berbuah agar bertahan lama dan hasilnya bisa dimanfaatkan warga,” ujar Kepala SMP Muhammadiyah 2 Inovasi Supriyanto.
Tahun ini tema MPLS di SMP Muhammadiyah 2 Inovasi terkait hari baru bagi siswa dengan aman serta nyaman di sekolah. Mereka diajari kedisiplinan seperti datang ke sekolah, salat duha, dan salat berjamaah tepat waktu. Materi kemandirian diajarkan saat para siswa mencoba interaksi dengan temannya tanpa pendampingan.
Baca Juga: RTIK dan SMP Muhammadiyah 2 Inovasi Malang Kenalkan Bacaan Al-Fatihah Bersanad
Dari 150 siswa baru, ada 10 anak yang masuk jalur siswa inklusi. Umumnya mereka siswa yang masuk dengan disabilitas seperti slow learning atau pembelajaran lambat. Siswa disabilitas cukup diberi pendamping dari guru saja, karena SMP Muhammadiyah 2 Inovasi masuk sekolah inklusi. ”Kami juga menghadirkan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) untuk mengajari anak-anak menangani bencana,” lanjut Supriyanto. Praktik kedisiplinan didampingi Hizbul Wathan. (aff/gp)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang