DPR, KPI, Komdigi, dan Trans7 Gelar Rapat Terkait Viral Kasus Tayangan XPose Uncensored
A. Nugroho• Sabtu, 18 Oktober 2025 | 01:57 WIB
SOLUSI: Rapat DPR, KPI, Komdigi, Trans7, dan Pihak Pesantren Lirboyo untuk Penanggungjawaban dan solusi damai.
RADAR MALANG - Pada Kamis, 16 Oktober 2025, digelar rapat pimpinan antara DPR, KPI, Komdigi, dan pihak Trans7 terkait penayangan program Xpose Uncensored yang menyebabkan munculnya kasus dengan Pondok Pesantren Lirboyo. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Komisi IV DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPR-RI, Cucun Ahmad Syamsurizal dan yang hadir dalam audiensi tersebut antara lain:
Dirjen Komunikasi Publik dan Media dari Komdigi, Fifi Aleyda Yahya
Ketua KPI, Ubaidillah
Direktur Utama Trans7, Atiek Nur Wahyuni
Perwakilan dari alumni Pondok Pesantren Lirboyo.
Dalam kesempatan itu, pihak Trans7 menyampaikan permohonan maaf atas siaran Xpose Uncensored yang tayang pada 13 Oktober 2025. Atiek Nur Wahyuni menegaskan bahwa Trans7 akan menghentikan penayangan program tersebut secara permanen, baik di televisi, media sosial, maupun semua platform digital Trans7.
Lebih lanjut, Atiek menjelaskan bahwa program tersebut bukan diproduksi oleh tim in-house Trans7, melainkan oleh rumah produksi eksternal. Mereka menyatakan telah memutus kerja sama dengan produk tersebut sejak 14 Oktober 2025.
Trans7 juga mengaku telah mendatangi dan meminta maaf langsung ke pihak ponpes Lirboyo, para kiai, dan keluarga besar pondok pesantren tersebut. Selain itu, disebutkan bahwa Chairul Tanjung selaku pemilik grup juga akan melakukan silaturahmi untuk meredam ketegangan. (cj)