SUMBERPUCUNG - Meski hari biasa tidak banyak wisatawan, Bendungan Lahor di Karangkates, Kecamatan Sumberpucung berharap manfaat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Salah satunya menargetkan kunjungan 800 wisatawan nataru per hari.
Koordinator Pariwisata Sutami-Lahor Gatot Sudaryono mengatakan, spot foto di bendungan tersebut menjadi salah satu daya tarik wisatawan.
Selain itu, food court yang berada di luar area waduk juga menjadi tempat singgah bagi wisatawan yang ingin beristirahat.
Kalau hari biasa begini mungkin hanya sekitar 20 30 pengunjung per hari.
"Kalau nataru bisa sekitar 800-1.000 pengunjung,” kata Gatot.
Pantauan Jawa Pos Radar Kanjuruhan kemarin (13/12), area wisata tersebut cukup sepi.
Hanya ada belasan orang yang menikmati makanan di food court depan.
Sedangkan yang masuk ke area bendungan hanya beberapa orang saja.
Biasanya, puncak kunjungan hanya pada dua hari setelah natal dan saat tahun baru.
Sementara harihari lainnya tidak terlalu ramai.
“Apalagi, ini kan musim penghujan. Karena cuaca tidak bisa diprediksi.
Kalau sedang hujan, ya semakin sepi,” ucapnya.
Namun Gatot menyebut, belum ada upaya dari pihaknya untuk melakukan perbaikan atau perawatan lanjutan.
Padahal, area bendungan tersebut membutuhkan perawatan lanjutan.
Misalnya dengan membersihkan lumut di tangga maupun trotoar sekitar bendungan.
Selain dimanfaatkan sebagai destinasi wisata, Bendungan Lahor juga memiliki manfaat lain.
Di antaranya mengurangi debit banjir yang semula 790 meter kubik per detik menjadi hanya 150 meter kubik per detik.
Kemudian mengairi lahan pertanian dengan luas sekitar 1.1000 hektare saat kemarau.
Serta sarana perikanan darat, seperti untuk budidaya ikan nila. (yun/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana