MALANG – Malang memang terkenal dengan ragam kulinernya yang ngga pernah gagal menggoda selera. Bukan hanya di siang hari waktu yang pas buat berburu kuliner, tapi malam juga jadi waktu yang pas untuk berburu makanan. Salah satunya yang ngga boleh dilewatin banget adalah gultik, atau gulai tikungan. Gultik biasanya disajikan dengan porsi kecil, tapi gultik di Malang disajikan dengan porsi norma jadi ngga cuma menggelitik di perut.
Di Malang sendiri gultik termasuk mudah ditemui di berbagai sudut kota, terutama kawasan yang ramai dilewati orang. Meski menyajikan porsi normal, harga masih terjangkau jadi cocok jadi pilihan kuliner mahasiswa. Jadi ngga heran kalau gultik jadi salah satu kuliner primadona di Malang, rasanya nikmat, prosinya besar, harganya murah lagi.
- Gultik Suhat
Gultik Suhat adalah salah satu gultik yang paling populer di Malang. Rasanya Bintang lima tapi harga terbilang murah, menjadikan Gultik Suhat sebagai tempat gultik paling ramai di Malang. Tidak seperti porsi gultik pada umunya yang porsinya sangat kecil, hanya dibanderol Rp 12.000 saja sudah bisa mendapatkan gultik dengan porsinya yang lumayan besar. Lokasinya ada di Jl. Soekarno Hatta No.75, Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
- Warung Bujana (Gule Sapi Tikungan)
Ada juga warung bujana di dekat museum brawijaya, yang menyediakan gultik di menunya. Meskipin sedikit lebih mahal, gultik di sini juga menjadi salah satu gultik yang memiliki rasa nikmat. Porsi yang disajikan juga ngga terlalu sedikit, jadi lumayan ngenyangin buat kamu yang punya porsi makan kecil. Lokasinya sendiri ada di Jl. Besar Ijen, Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
- Gultik Pojok Pasar
Lalu ada juga gultik pojok pasar karena letaknya memang di pojok pasar Oro-oro Dowo. Terbilang masih baru, tapi sudah ramai pengunjung yang ingin mencoba sajian gultik di sini. Hanya selisih Rp 1.000, gultik di sini punya porsi yang lebih besar dari gultik suhat dan udah full daging. Lokasinya ada Jl. Guntur No.20, Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. (ly)
Editor : A. Nugroho