MALANG, RADAR MALANG - Kehadiran Bakso Cak Budi, Teras Semeru, dan Nats Coffee & Eatery sukses menawarkan perpaduan kelezatan rasa dengan keindahan panorama alam lereng gunung.
Tiga destinasi kuliner dekat Tumpak Sewu secara resmi menjadi pilihan tempat singgah terfavorit bagi para wisatawan setelah mengeksplorasi air terjun.
Baca Juga: Bedah Keunikan Konsep 3 Cafe Unik di Malang!
Bakso Cak Budi menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati hidangan hangat setelah trekking. Dari sisi pengalaman kuliner, Bakso Cak Budi menghadirkan kuah kaldu yang gurih dengan aroma rempah yang cukup kuat.
Sementara Teras Semeru menawarkan konsep rumah makan dengan panorama alam yang mengarah ke kawasan pegunungan. Teras Semeru mengandalkan menu makanan rumahan dengan teknik masak tradisional yang menghasilkan rasa autentik.
Di sisi lain, Nats Coffee & Eatery hadir sebagai tempat bersantai dengan menu kopi, camilan, serta area duduk yang nyaman untuk melepas lelah setelah perjalanan. Adapun Nats Coffee & Eatery menawarkan kopi berbasis espresso dengan karakter rasa yang seimbang serta penyajian yang modern.
Baca Juga: Rekomendasi 4 Katering di Malang: Harga Affordable, Porsi Mengenyangkan, dan Cocok Buat Mahasiswa
Keberadaan tempat-tempat ini menjadi pelengkap pengalaman wisata karena pengunjung dapat beristirahat sambil menikmati sajian lokal maupun modern tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.
Menu yang disajikan sangat ramah di kantong, berkisar antara Rp15.000 untuk seporsi bakso urat jumbo hingga Rp28.000 untuk secangkir kopi susu artisan modern.
Jarak tempuh gerai yang hanya berkisar 10 hingga 15 menit dari gerbang wisata utama menjadikannya opsi ideal untuk beristirahat dengan fasilitas wifi gratis dan area parkir kendaraan luas.
Baca Juga: Rekomendasi 7 Rice Bowl di Malang Lauk Melimpah, Ngga Bikin Dompet Teriak!
Kawasan kuliner ini awalnya berkembang dari warung tenda tradisional milik warga setempat.
Kini, wilayah tersebut bertransformasi menjadi koridor ekonomi kreatif baru yang mendukung sektor pariwisata.
Editor : Aditya Novrian