alexametrics
31C
Malang
Friday, 22 January 2021

Selamat! Unisma Punya LSP Tersertifikasi BNSP

MALANG KOTA – Universitas Islam Malang (Unisma) terus melakukan terobosan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan lulusan. Terbaru, Unisma punya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah mengantongi sertifikat lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Lembaga ini nantinya bakal melakukan sertifikasi bagi lulusan Unisma pada 10 bidang. Sehingga, lulusan Unisma punya kompetensi dan daya saing lebih sesuai bidangnya masing-masing.

10 bidang tersebut adalah bidang peternakan dengan nama Skema Pengelolaan Produk Ternak, bidang ilmu administrasi dengan Skema Pengelolaan Keuangan Jasa Pelayanan dan Suku Cadang, bidang pertanian dengan nama Skema Supervisor Penyuluh Pertanian, bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam dengan nama Skema Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air, bidang keguruan dan ilmu pendidikan dengan nama Skema Asisten Administrasi Eksekutif, bidang teknik dengan nama Skema Manajer Energi di Industri dan Bangunan Gedung, bidang hukum dengan nama Skema Asisten Analis Kebijakan, bidang ekonomi dan bisnis dengan nama Skema Sertifikat VI Teknisi Akuntansi Ahli, bidang ekonomi dan bisnis dengan nama Skema Sertifikat VI Tenaga Pemasar Manajerial dan bidang keguruan dan ilmu pendidikan dengan nama Skema Penyiapan Konten Program Siaran.

ektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi (kiri) saat menjelaskan LSP Unisma (Imam N / Radar Malang)

”Lisensi ini baru saja dikeluarkan oleh BNSP untuk Unisma. Total ada sepuluh skema di tahap pertama ini. Jadi kami sudah bisa melakukan sertifikasi profesi,” kata Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi, di gedung rektorat Unisma, Selasa (12/1).

Menurutnya, saat ini Unisma sudah memiliki 29 asesor yang bakal bertugas di LSP. Sehingga, ke depan akan terus ditambah, baik asesor maupun skemanya.

“Ini akan meningkatkan daya saing lulusan Unisma sesuai disiplin ilmu masing-masing. Termasuk juga akan jadi nilai lebih sendiri,” jelas pria asal Kabupaten Tuban ini.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Unisma Dr Ir Hj Istirochah Pujiwati MP menambahkan, pihaknya menyiapkan untuk bisa mendapatkan lisensi ini tersebut sekitar satu tahun. Dimana salah satu tujuannya adalah untuk memberikan nilai tambah bagi lulusan Unisma.

“LSP ini menjadi lembaga independen. Insya Allah, uji kompetensi pertama akan dilakukan 24 Februari 2021,” imbuhnya.

Lebih lanjut, mahasiswa yang bisa mengikuti sertifikasi nanti minimal semester VII. Sedangkan, khusus mahasiswa angkatan 2021 bakal dijadikan satu dengan biaya masuk.

“Kalau angkatan sebelumnya akan diberi subsidi hingga sekitar Rp 450 ribu per orang,” jelas dia.

Tak hanya itu, masih kata dia, materi-materi dalam sertifikasi nanti juga bakal menjadi mata kuliah. Para pengajar nantinya diambil dari asesor agar independensinya terjaga.

“Kurikulum kampus nanti juga bakal disinkronkan dengan program ini,” ungkapnya.

Pewarta: Imam N

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Wajib Dibaca