Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pahami Sebelum Ujian, Ini perbedaan Mapel Asesmen TKA di Setiap Jenjang Pendidikan

Aditya Novrian • Jumat, 13 Februari 2026 | 15:31 WIB

Tes Kemampuan Akademik pendidikan pada siswa tingkat akhir di setiap jenjang pendidikan. (Website PUSMENDIK)
Tes Kemampuan Akademik pendidikan pada siswa tingkat akhir di setiap jenjang pendidikan. (Website PUSMENDIK)

RADAR MALANG - Tes Kemampuan Akademik diikuti oleh siswa tingkat akhir dari berbagai jalur pendidikan, baik itu pendidikan formal, nonformal, atau informal. Tes Kemampuan Akademik dilakukan dengan tujuan sebagai alat ukur capaian siswa saat pembelajaran. Tes Kemampuan Akademik diikuti dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari siswa kelas 6 SD/MI hingga siswa kelas 12 SMA/MA/SMK/sederajat.

Peserta yang akan mengikuti pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik perlu mencari informasi dan memahami kerangka yang ada pada Tes Kemampuan Akademik, terutama pada perbedaan mata pelajaran yang diperoleh setiap jenjang pendidikan. Untuk mengetahui informasi yang tidak asal-asalan, maka berita ini dibuat untuk mempermudah siswa mencari informasi yang akurat. Berita ini dilansir dari pusmendik.kemdikbud.go.id.

  • Jenjang SD/MI/Sederajat

Mata pelajaran yang akan diperoleh siswa dengan jenjang pendidikan SD/MI/sederajat pada Tes Kemampuan Akademik merupakan mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia. Namun, siswa jenjang pendidikan SD/MI/sederajat tidak memperoleh mata pelajaran pilihan.

Jenjang pendidikan SD/MI/sederajat fokus utamanya adalah untuk mengukur fondasi dasar yang berhubungan dengan literasi dan numerasi melalui dua mata pelajaran ini, yaitu Matematika dan Bahasa Indonesia. Berikut penjelasan mengenai kedua mata pelajaran yang diperoleh siswa jenjang SD/MI/sederajat.

Baca Juga: 16,6 Ribu Murid di Kota Malang Terdaftar Mengikuti TKA

Mata Pelajaran Matematika
Tes Kemampuan Akademik siswa jenjang SD/MI/sederajat digunakan untuk mengukur kemampuan murid dalam memahami fakta, konsep, prinsip, dan juga prosedur matematika, serta kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan masalah.

Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Tes Kemampuan Akademik siswa jenjang SD/MI/sederajat berfokus pada salah satu keterampilan berbahasa, yaitu membaca. Membaca dipilih sebagai fokus dalam Tes Kemampuan Akademik mata pelajaran Bahasa Indonesia karena keterampilan tersebut menjadi fondasi untuk terus belajar dan bekerja pada era teknologi yang berubah dan berkembang sangat cepat.

  • Jenjang SMP/MTs/Sederajat

Siswa jenjang pendidikan SMP/MTs/sederajat juga hanya memperoleh mata pelajaran wajib, yaitu Matematika dan Bahasa Indonesia pada Tes Kemampuan Akademik. Fokus utama Tes Kemampuan Akademik siswa jenjang pendidikan SMP/MTs/sederajat pada pengukuran kemampuan dasar literasi dan numerasi siswa secara umum.

Siswa jenjang pendidikan SMP/MTs/sederajat tidak memiliki fokus utama mengenai peminatan keahlian seperti mata pelajaran yang diperoleh oleh siswa jenjang pendidikan SMA/MA/SMK/sederajat. Berikut penjelasan mengenai kedua mata pelajaran yang diperoleh siswa jenjang SMP/MTs/sederajat.

Mata Pelajaran Matematika
Tes Kemampuan Akademik siswa jenjang SMP/MTs/sederajat mengukur kemampuan murid dalam memahami fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika, serta kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan masalah.

Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Tidak berbeda jauh dengan Tes Kemampuan Akademik tingkat SD/MI/sederajat, siswa jenjang pendidikan SMP/MTs/sederajat juga berfokus pada keterampilan membaca.

  • Jenjang SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat

Siswa jenjang pendidikan SMA/MA/SMK/MAK/sederajat pada Tes Kemampuan Akademik memperoleh mata pelajaran wajib dan pilihan. Adanya mata pelajaran pilihan dipergunakan agar siswa dapat memperoleh fleksibilitas dan memberikan fokus pengembangan bakat serta minat siswa. Mata pelajaran wajib pada Tes Kemampuan Akademik terdiri dari mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Selain itu, mata pelajaran pilihan terdiri dari Matematika tingkat lanjut, Bahasa Indonesia tingkat lanjut, Bahasa Inggris tingkat lanjut, Fisika, Kimia, Biologi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Antropologi, Bahasa Prancis, Bahasa Jerman, Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, Bahasa Korea, Bahasa Arab, serta Produk atau Projek Kreatif dan Kewirausahaan SMK dan MAK.

Berita ini akan menjelaskan mengenai mata pelajaran wajib Tes Kemampuan Akademik siswa jenjang pendidikan SMA/MA/SMK/MAK/sederajat. Mata pelajaran pilihan yang tidak dijelaskan pada berita ini bisa diakses melalui laman pusmendik.kemdikbud.go.id. Berikut penjelasan terkait mata pelajaran wajib siswa jenjang SMA/MA/SMK/MAK/sederajat.

Mata Pelajaran Matematika
Tes Kemampuan Akademik pada mata pelajaran Matematika digunakan untuk mengukur kemampuan yang dimiliki siswa dalam memahami fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika, serta kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan masalah.

Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Tes Kemampuan Akademik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia difokuskan pada salah satu keterampilan berbahasa, yaitu membaca. Pemilihan fokus membaca karena keterampilan utama yang menjadi fokus untuk belajar dan bekerja di era teknologi yang terus berkembang.

Mata Pelajaran Bahasa Inggris
Tes Kemampuan Akademik pada mata pelajaran Bahasa Inggris digunakan untuk mengukur keterampilan membaca berbagai jenis teks berbahasa Inggris dalam berbagai situasi komunikasi sehari-hari, vokasional, dan akademik.

Untuk lebih lengkapnya, kunjungi website Pusat Asesmen Pendidikan pada laman yang bisa diakses melalui pusmendik.kemdikbud.go.id. Informasi pada berita ini hanya sebagai referensi awal untuk memperoleh informasi. Dengan adanya informasi ini, siswa dapat lebih mudah menemukan informasi awal sebelum mendapatkan informasi yang lebih lengkap melalui website resmi.

Penulis: Diva Ayu Herdianasari

Editor : Aditya Novrian
#Tes Kemampuan Akademik #jenjang pendidikan #mapel #Perbedaan