Nasional Internasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Peristiwa Olahraga Wisata-Kuliner Ekonomi-Bisnis Opini Pendidikan Politik Sosok

Jelang Libur Lebaran, BRI Imbau Nasabah Waspada Penipuan Modus File .APK

Aditya Novrian • 2026-03-16 13:57:21
Ilustrasi scamming. (BRI for Radar Malang)
Ilustrasi scamming. (BRI for Radar Malang)

JAKARTA – Menjelang periode libur Lebaran, ketika intensitas komunikasi dan transaksi digital meningkat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati menjaga keamanan rekeningnya, terutama terhadap file yang berasal dari sumber tidak dikenal.

Modus penipuan ini kerap diawali melalui pesan WhatsApp dari oknum yang mengaku berasal dari instansi tertentu, dengan narasi meyakinkan dan lampiran file .APK, undangan digital, surat yang mengatasnamakan layanan perpajakan, resi pengiriman paket, atau dokumen lain yang dikemas seolah informasi penting.

Ketika korban mengunduh dan memasang file tersebut, program berbahaya (malware) bisa menginfeksi perangkat, mencuri data, merusak sistem, hingga mengambil alih perangkat tanpa sepengetahuan pengguna. Aplikasi .APK dari sumber tidak tepercaya juga dapat meminta izin akses tertentu dan memantau aktivitas pengguna, sehingga membuka peluang penyalahgunaan layanan keuangan yang tersimpan di perangkat.

Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi menjelaskan, pola kejahatan digital terus berkembang dan menuntut kewaspadaan bersama.

"Perseroan terus menyempurnakan kapabilitas pengamanan layanan digital agar tetap adaptif terhadap dinamika ancaman. Penguatan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah. Keamanan dan kenyamanan nasabah menjadi perhatian yang dijalankan secara konsisten,” ujarnya.

Baca Juga: Melestarikan Batik Tulis dan Tenun Badui, ”Pekatan Batik”Terus Berkembang Menghidupkan Wastra Nusantara Bersama Pemberdayaan BRI

BRI mengimbau nasabah untuk tidak mengklik, mengunduh, atau menginstal aplikasi dari sumber tidak tepercaya, serta tidak meneruskan pesan, file, maupun tautan mencurigakan. Jika menerima pesan janggal, misalnya nada mendesak, menawarkan hadiah, meminta pembaruan atau “verifikasi” data, atau menyertakan lampiran dari nomor tidak dikenal meskipun mengatasnamakan bank atau layanan penting lainnya, nasabah diminta memastikan kebenaran pengirim dan melakukan verifikasi sebelum mengambil tindakan.

Pengaktifan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) juga dianjurkan untuk menambah perlindungan pada akses layanan digital.

Apabila nasabah sudah terlanjur mengunduh atau memasang file .APK mencurigakan, langkah awal yang perlu dilakukan adalah mematikan koneksi data seluler dan Wi-Fi, lalu menghapus aplikasi tersebut. Selanjutnya, nasabah disarankan segera mengubah username, PIN, dan password akun BRImo maupun akun email yang terhubung, serta melakukan reset setelan pabrik melalui pengaturan perangkat untuk memastikan perangkat bersih dari kendali pihak tidak dikenal.

Baca Juga: Dari Tanah Liat ke Harapan: Kisah Hena Gian Hermana Mengangkat Usaha Genteng Bersama BRI

Nasabah juga perlu memblokir nomor pengirim apabila pesan terindikasi penipuan dan segera menghubungi Contact BRI 1500017 jika menemukan aktivitas mencurigakan.

“BRI menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyaring informasi, terutama pesan yang disertai file atau tautan dari sumber tidak dikenal. Pengenalan indikasi ancaman sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman,” pungkas Saladin.

Editor : Aditya Novrian
#File.APK #Digital #BBRI #BRI