KEPANJEN – Ada yang spesial dengan menyambut HUT ke-67 Lalu Lintas Bhayangkara oleh Satlantas Polres Malang. Yakni hadirnya dua armada yang akan menopang polisi menjalankan tugas melayani masyarakat. Peluncuran Pos Polisi Mobile dan Gerakan Edukasi pak Umar (GEMAR) tersebut digelar Stadion Kanjuruhan, Minggu (18/9).
Armada Pos Polisi Mobile ini difungsikan untuk menyusuri wilayah yang rawan terjadi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. “Kabupaten Malang cakupannya cukup luas. Sehingga terkadang ada satu kejadian laka di pelosok yang cukup dalam. Dengan ini bisa dengan cepat kita tangani,” terang Kapolres Malang Ferli Hidayat.
Pos Polisi Mobile juga bisa dioperasionalkan ke tempat-tempat yang butuh kehadiran Polri seperti di daerah padat arus lalu lintas. Sebab, keunggulan kendaraan layanan publik ini dapat bergerak dinamis disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan. Khususnya saat masyarakat membutuhkan bantuan petugas.
Sedangkan mobil GEMAR hadir untuk gerakan edukasi dan sosialisasi tentang keselamatan berlalu lintas dengan sasaran utama para pelajar. Ferli mengatakan, nantinya, mobil itu akan berkeliling ke lembaga-lembaga pendidikan hingga pondok pesantren mulai hari Senin sampai Sabtu. “Kita harus bangun budaya tertib dari sejak dini. Agar, keselamatan berlalu lintas tertanam sedari kecil. Dengan harapan, nanti ke depan angka kecelakaan bisa semakin menurun. Karena kita tahu, setiap hari angka kecelakaan semakin bertambah,” tutup dia.
Sementara itu Kasat Lantas Polres Malang AKP Agnis Juwita Manurung mengatakan, keberadaan mobil edukasi ini bisa blusukan ke daerah yang selama ini belum terjangkau di wilayah Kabupaten Malang. “ Kehadiran mobil edukasi Pos Polisi Mobile dan GEMAR diharapkan bisa menumbuhkan kepercayaan publik terhadap kinerja Polri, khususnya kepolisian Polres Malang sekaligus juga sebagai kado HUT Lalu Lintas Bhayangkara yang akan diperingati setiap 22 September,” ujar AKP Agnis. (nif/nay) Editor : Mardi Sampurno