NGANTANG – Angin kencang kembali memicu kerusakan rumah di wilayah Malang Barat. Kali ini menimpa sebuah rumah warga di Dusun Keweden, Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Minggu sore (8/3).
Hembusan angin yang datang bersamaan dengan hujan deras membuat sebagian atap rumah milik Supeno terhempas. Akibatnya, rumah tersebut mengalami kerusakan cukup parah dan sementara tidak bisa dihuni.
Baca Juga: Prediksi Cuaca Kabupaten Malang 9 Maret 2026: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menjelaskan, bagian rumah yang rusak berada di area dapur, kamar mandi, dan kamar tidur.
“Lebih tepatnya atap rumah bagian dapur, kamar mandi, dan kamar tidur yang rusak,” ujar Sadono.
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Desa Mulyorejo sejak sekitar pukul 16.00. Kuatnya hembusan angin membuat atap rumah tidak mampu bertahan dan akhirnya terlepas.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Masih Intai Bumi Kanjuruhan
Rumah tersebut dihuni empat orang. Namun setelah kejadian, satu keluarga yang terdiri dari dua orang dewasa dan seorang lansia terpaksa mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.
Sementara itu, proses penanganan langsung dilakukan oleh warga bersama pihak terkait. Petugas melakukan pembersihan material yang berserakan serta memperbaiki instalasi listrik yang terdampak.
“Pada laporan pukul 19.00, rumah masih dalam proses pembersihan dan perbaikan kelistrikan. Saat itu kondisi juga masih hujan,” tambah Sadono.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Saat Musim Hujan, Ini Tips Agar Tidak Mudah Sakit
Kejadian ini menambah daftar bencana yang terjadi di wilayah Malang Barat selama awal Maret. Dalam delapan hari terakhir, BPBD Kabupaten Malang mencatat sedikitnya 15 kejadian bencana.
Rinciannya, 10 kejadian terjadi di Kecamatan Kasembon, dua di Kecamatan Ngantang, dan tiga di Kecamatan Pujon.
Penulis: Biyan Mudzaky Hanindito
Editor : Aditya Novrian