Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pekan Ini Bersihkan Kabel Semrawut

Mardi Sampurno • Selasa, 13 September 2022 | 00:03 WIB
WAJAH KOTA: Kabel semrawut di kawasan Kajoetangan Heritage menjadi perhatian Pemkot Malang. (Darmono/Radar Malang)
WAJAH KOTA: Kabel semrawut di kawasan Kajoetangan Heritage menjadi perhatian Pemkot Malang. (Darmono/Radar Malang)
PEKAN ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana mengaktifkan lagi program Rabu Rapi. Program ini fokus pada penertiban kabel yang semrawut di jalanan, sehingga merusak keindahan wajah kota.

Di antara kawasan yang terdapat kabel semrawut adalah Kajoetangan Heritage, Jalan IR Rais, hingga Jalan Kawi. Sejumlah kabel yang melintang di udara tak sedap untuk dipandang. Selain itu, juga membahayakan pengguna jalan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi mengatakan, program Rabu Rapi pernah dilaksanakan tiga tahun lalu. ”Mulai pekan ini bisa diaktifkan lagi untuk menyasar ke beberapa tempat,” ujar Diah, kemarin.

Pekan lalu, Diah sudah berkomunikasi dengan sejumlah provider pemilik kabel semrawut. Dari kesepakatan itu, pihaknya ingin kabel di sejumlah kawasan bisa dirapikan, meski melintang di udara. Sebab kabel yang ada di udara juga perlu pengawasan demi menghindari provider ilegal yang memasang kabel secara sembarangan.

Pejabat eselon II B Pemkot Malang itu menambahkan, bisnis telekomunikasi saat ini berkembang pesat. Bahkan kebutuhan masyarakat terkait jaringan telekomunikasi seperti wifi juga semakin tinggi. Namun dia tetap meminta provider sadar mengimbangi kepentingan bisnis dengan cara menjaga estetika ruang publik.

”Kalau dibiarkan juga bahaya. Maka harus ada penertiban supaya ke depan kabel yang terpasang tak menyalahi aturan,” tutur Diah.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi C (Bidang Pembangunan) DPRD Kota Malang Fathol Arifin meminta masalah tata ruang publik diperhatikan. Mengingat masalah kabel semrawut sudah kerap terjadi. Bahkan beberapa keluhan dari warga terkait kabel yang mengganggu estetika semakin banyak. ”Pemkot harus bisa menyusun rencana jangka panjang. Jangan sampai hanya menata kabel di udara, tapi masih saja tak terurus,” terang Fathol. (adn/dan) Editor : Mardi Sampurno
#bisnis #Kabel #kabel semrawut #Kabel Jalanan #Estetika Ruang Publik #Aturan