Api membakar satu kamar kos beserta isinya akibat korsleting pada proses pengisian daya ponsel yang ditinggal pemiliknya. Kebakaran itu terjadi pada pukul 23.55 di kamar kos nomor 223. Kamar itu ditempati Sasa Sabilah Zailatus. Pada saat terjadi kebakaran, perempuan 20 tahun itu sedang tidak berada di lokasi. ”Dia sedang pergi belanja ke toko terdekat sejak pukul 23.45,” kata Kapolsek Klojen Kompol Dominggos F. E. Ximenes. Sasa kembali ke kamarnya sekitar 15 menit kemudian atau jelang pergantian hari.
Saat itu dia melihat kepulan asap dari rumah kos yang menyatu dengan tempat pusat kebugaran badan (gym) itu.Sambil menelusuri lorong di tengah kepulan asap, dia berjalan ke arah kamarnya. Ternyata, asap dan kilatan api itu berasal dari kamarnya. Sasa pun berlari keluar dan meminta pertolongan. Petugas dari UPT Damkar Kota Malang yang menerima laporan itu segera meluncur ke lokasi kejadian. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 00.17. ”Kami menerjunkan 15 personel dan empat mobil pemadam ke lokasi,” kata Kepala UPT Damkar Kota Malang M. Teguh Budi Wibowo.
Setelah api padam, petugas melakukan penyelidikan dan olah TKP untuk mencari penyebab kebakaran. ”Kesimpulannya, kebakaran itu disebabkan korsleting,” imbuh Teguh. Dugaan itu didasari temuan bahwa penghuni kos meninggalkan kamar dalam kondisi beberapa alat elektronik menyala. Sebut saja pengisian daya ponsel, TV dan AC. Kerugian akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai Rp 20 juta. (biy/fat) Editor : Mardi Sampurno