MALANG KOTA, RADAR MALANG – Saat ini, mencari kos di Kota Malang dengan harga Rp 300 ribu hingga Rp 600 ribu per bulan cukup sulit. Biasanya, mahasiswa baru (maba) yang mengincarnya adalah mereka yang mendapat beasiswa Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K).
Mereka melakukannya untuk menyiasati dana bantuan yang terbatas. Seperti disampaikan Anggun, warga Kabupaten Ponorogo. Beberapa hari yang lalu, dia mencari tempat kos yang dekat dengan Politeknik Negeri Malang (Polinema).
”Saya carinya yang dekat kampus, tempatnya bersih dan ada jendelanya. Supaya udaranya lebih segar,” terang calon maba Jurusan Teknik Sipil Polinema itu.
Dia pun mendapat tempat kos yang diharapkan dengan harga Rp 650 ribu per bulan. Lebih mahal Rp 50 ribu dari budget yang sudah dia proyeksikan.
Panca Andhika Ermiyati, salah satu pemilik kos di Jalan Jombang Dalam, Kecamatan Klojen menuturkan, peminat di tempatnya lebih banyak tahun ini.
Terlihat dari maba yang bertanya-tanya dan mulai survei. ”Sayangnya banyak yang mencari kamar untuk sendiri, tapi di kos saya sudah penuh dan tinggal kamar untuk berdua saja yang tersedia,” kata dia.
Total ada 13 kamar kos di tempatnya. Jenisnya beragam. Ada yang untuk kamar sendiri. Ada juga yang untuk berdua. Tiap ruangan harganya berbeda bergantung luas kamar. Dimulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 600 ribu untuk kamar sendiri dan kamar berdua.
Letak kosnya yang cukup strategis membuat kamar-kamarnya diburu maba. Jaraknya hanya 1,2 kilometer dari Universitas Negeri Malang (UM). Bisa 15 menit berjalan kaki atau 4 menit menggunakan motor.
”Dengan harga segitu, fasilitas yang disediakan ya serba untuk umum,” tambah Panca. Seperti tiga kamar mandi, dapur bersama, dan kulkas bersama. Tidak ada kamar yang menggunakan kamar mandi dalam. Dia memastikan bahwa banderol harga sudah termasuk tagihan listrik dan air.
Sementara itu, kamar kos dengan segmen premium seharga lebih dari Rp 1 juta juga banyak diminati. Tahun lalu, maba yang memilih tinggal di kos premium cukup sedikit. Namun tahun ini jumlahnya mulai naik.
Ahmad Mulyono, Marketing Executive di Javas Smart Kost menuturkan, penjualan rumah kos di tempatnya mulai ramai. Dari 36 unit rumah kost yang tersebar di Kota Malang, hanya tersisa dua unit saja saat ini. ”Karena kami juga mengelola rumah kosnya, kamar-kamar yang tersedia juga cepat terisi,” terang dia.
Hanya tinggal beberapa kamar saja yang saat ini tersedia. Untuk diketahui, kamar di sana dibanderol mulai dari Rp 1,5 juta per bulan. Penyewa kos sudah mendapat kamar full furnished dan kamar mandi dalam. Juga ada fasilitas Smart TV, AC, hingga smart door lock, ruang tamu, dapur bersama, dan carport.
”Biasanya peminatnya dari Fakultas Kedokteran di Universitas Brawijaya atau UM,” papar Ahmad. Saat ini, Javas Smart Kost juga memiliki project baru di Jalan Sigura-gura. Lokasinya yang strategis membuat kamarnya cepat laku. (aff/by)
Editor : Bayu Mulya Putra