KEPANJEN, RADAR MALANG – Ratusan suporter yang tergabung dalam Aremania Bergerak menggelar aksi damai di Mapolres Malang, Kamis sore (16/4). Mereka menuntut agar laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya tetap digelar di Stadion Kanjuruhan.
Aksi bertajuk “Aremania Kanjuruhan Rumah Kita” itu dimulai sekitar pukul 16.00. Massa datang menggunakan kendaraan roda dua dan sempat berkumpul di depan pagar Polres Malang sebelum akhirnya diarahkan masuk ke lapangan apel.
Di hadapan Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi, massa menyampaikan lima poin tuntutan sekaligus melakukan audiensi.
Pertama, mereka mengecam rapat Forkopimda Kabupaten Malang terkait laga Arema vs Persebaya yang dinilai tidak melibatkan unsur suporter.
Kedua, Aremania meminta klarifikasi atas pernyataan Kapolres mengenai kesiapan penyelenggaraan pertandingan yang disebut berdasarkan masukan masyarakat tanpa melibatkan elemen suporter.
Poin ketiga menegaskan bahwa Stadion Kanjuruhan merupakan rumah bagi Aremania dan Aremanita. Mereka menolak segala bentuk intervensi yang dianggap menghalangi penggunaan stadion tersebut sebagai kandang Arema FC.
Baca Juga: Arema FC Harus Kerja Ekstra, Begini Statistik Persis Solo saat Melawan Klub Asal Jawa Timur
Keempat, massa mendesak Forkopimda Kabupaten Malang untuk konsisten terhadap komitmen penggunaan Stadion Kanjuruhan sebagai homebase Arema.
Kelima, mereka meminta semua pihak menahan diri dalam mengeluarkan pernyataan, khususnya dari forum yang tidak melibatkan suporter karena dinilai berpotensi memicu konflik.
Juru Bicara Aremania Bergerak Dedi Arisandi menegaskan, pihaknya ingin laga melawan Persebaya pada 28 April tetap digelar di Kanjuruhan.
“Kalau memang mau mitigasi, tolong libatkan suporter. Jangan sampai keluar pernyataan yang menjustifikasi bahwa kami belum siap
Editor : Aditya Novrian