Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Malang Raya Punya Belasan Ribu Relawan

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Selasa, 5 Desember 2023 | 22:00 WIB
Relawan Kota Malang saat mengevakuasi orang jatuh ke jurang di Dieng Kota Malang, pertengahan 2023 lalu
Relawan Kota Malang saat mengevakuasi orang jatuh ke jurang di Dieng Kota Malang, pertengahan 2023 lalu

MALANG – Kepedulian masyarakat Malang Raya dalam penanganan bencana dan kedaruratan terus meningkat.

Itu terbukti dengan jumlah relawan yang terus bertambah.

Jumlahnya diestimasi mencapai belasan ribu orang.

Ketua forum pengurangan risiko bencana (FPRB) Kabupaten Malang Rurid Rudianto mengatakan, pemerintah sangat perlu memiliki data base relawan.

Baik terkait jumlahnya maupun jenis kemampuannya.

”Misalnya terjadi angin puting beliung. Maka relawan yang diperlukan tak hanya yang bisa mengevakuasi warga. Tetapi juga yang bisa memasak dan mengajar,” ujarnya.

Rurid memperkirakan jumlah komunitas relawan di Kabupaten Malang mencapai 60 kelompok.

Jumlah anggotanya lebih dari 10 ribu orang.

Dia menilai jumlah itu masih perlu ditambah, mengingat wilayah Kabupaten Malang sangat luas.

Sementara itu, Sekretaris PMI Kabupaten Malang Aprilijanto mengatakan relawan yang bergabung dengan PMI sudah tersebar di kecamatan-kecamatan.

Mereka dikenal dengan KSR atau Korps Sukarela dan Siaga Bencana Berbasis masyarakat (Sibat).

”KSR yang tercatat aktif ada sekitar 350 orang. Yang tak aktif mungkin 200-an orang,” tuturnya.

Di sisi lain, Sibat secara khusus didirikan pada daerah-daerah yang rawan terjadi bencana.

Total mereka sudah memiliki 120 anggota.

Jumlah itu terbilang mencukupi ketika tak ada bencana besar.

“Kalau ada bencana besar ya butuh banyak,” ungkapnya.

Dari awal tahun hingga September 2023, PMI Kabupaten Malang sudah melakukan 112 pelayanan.

Siaga di acara-acara yang paling mendominasi.

Sementara untuk kecelakaan jalan raya ada 22 dan evakuasi atau penemuan jenazah sembilan kali.

Ada di Setiap Desa

Sementara itu, jumlah relawan juga terus tumbuh di Kota Batu.

Menurut Sekretaris Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kota Batu Anggara Bina Grahasta, pihaknya telah membentuk forum relawan di masing-masing desa/kelurahan.

Jumlahnya mencapai 600 relawan.

”Masing-masing desa/kelurahan jumlahnya ada 25 orang,” ucapnya.

Pembentukan relawan di masing-masing desa ini didasari beberapa hal.

Pertama, sebagai penduduk asli, warga lebih paham lingkungan serta kearifan lokalnya.

Kedua, jika terjadi situasi darurat, para relawan itu lebih cepat datang.

"Jika ada bencana besar di Kota batu, sepertinya jumlah itu belum mencukupi," ungkapnya.

Kepala Markas PMI Kota Batu Abdul Mutolib menambahkan, jumlah relawan di bawah naungannya berkisar 600 orang.

Terdiri dari relawan Madya 250 orang, Wira 270 orang, dan TSR KSR 80 orang.

Para relawan PMI biasanya melakukan beberapa kegiatan dalam pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat.

Salah satunya adalah melakukan antar jemput pasien dari rumah ke RS maupun sebaliknya.

“Sebulan kira-kira kami bisa mengantar 5 - 10 pasien. Total kami sudah mengantar kurang lebih 80 orang,” ucapnya.

Aktivitas lain yang dilakukan PMI adalah penanganan pertama untuk korban laka lantas, menangani kebakaran, dan pencarian orang hilang.

Untuk kebakaran dan pencarian orang hilang sudah menangani 15 kasus.

Sementara untuk penanganan kecelakaan lalu lintas sudah mencapai 226 kasus.

Relawan di Kota Malang juga ikut menangani kedaruratan dalam jumlah lumayan banyak.

Misalnya data di PMI Kota Malang.

Selama semester pertama 2023, mereka menangani 542 kasus.

Seperti kecelakaan, kedaruratan medis, dan kebutuhan event.

Ini baru dari satu instansi kesehatan saja.

Di Kota Malang, penanganan atau evakuasi juga dilakukan oleh dinas kesehatan melalui PSC 119, kepolisian, hingga BPBD Kota Malang.

Sekretaris Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Malang Endi Suhedi menyebut, hingga kini ada 76 kelompok penyelamatan.

“Seluruhnya terbagi menjadi relawan potensi SAR yang berada di bawah binaan Basarnas dan relawan PB di bawah BNPB atau BPBD," ucapnya. (iza/sif/mel/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Relawan #Malang Raya