”Markucel ini sering mengorbankan uang jajannya sendiri untuk bisa membiayai kekasihnya,” ujar sumber yang enggankan disebutkan namanya. Sebenarnya, teman sejawat Markucel itu sejak awal sudah tahu jika Markonah adalah perempuan pemburu rupiah (PR). ”Tapi karena sudah dimabuk cinta, Markucel tidak menyadari hal itu,” tambahnya.
Baca juga : Balada Anggota PPK
Lebih parahnya lagi, Markonah juga tidak sepenuhnya setia pada Markucel. Sering kali tanpa sepengetahuan Markucel, dia kerap pergi berdua dengan teman pria lainnya. ”Intinya Markucel cuma dimanfaatkan sama dia,” imbuhnya. Setelah 3 tahun berjalan, Markucel baru menyadari sikap Markonah yang makin hari makin kelewat batas.
”Kalau tidak dituruti, Markonah mengancam minta putus,” kata sumber koran ini. Seringnya perkataan itu terlontar akhirnya membuat Markucel lelah. Prinsip ”Lo jual gue beli” akhirnya dia lakoni. Saat Markonah mengeluarkan jurus gertakan tersebut, selang 2 detik kemudian Markucel mengiyakannya. (ulf/c1/by) Editor : Ahmad Yani