MALANG KOTA- Meski jumlah menit bermain mulai tereduksi, peran pemain senior di skuad Arema FC diklaim tetap krusial. Dendi Santoso, Johan Ahmat Farizi, Dedik Setiawan, dan Muhammad Rafli jadi jembatan penggawa anyar.
Bersama sejumlah pemain asing senior mereka juga membuat tim tetap kondusif. Karena itu, Singo Edan mampu tampil lebih konsisten dibandingkan musim lalu. Perjalanan Arema FC yang berliku musim ini juga mampu dihadapi dengan baik.
Seperti pergantian pelatih sampai bangkit dari kekalahan beruntun. General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, peran itu menjadi satu alasan kenapa tim tidak melakukan perombakan total musim ini. Pemain senior tetap masuk proyeksi skuad Singo Edan. Seperti diketahui musim lalu, tim raih hasil negatif.
”Mereka (pemain senior) selain tahu gaya bermain tim, mereka juga membantu adaptasi pemain baru,” papar pria asal Malang itu.
Baca Juga: Pemain Full Back Kiri Arema FC Recharge Energy dengan Kumpul Keluarga
Inal mengibaratkan mereka menjadi guide. Terkait gaya bermain, kultur klub, sampai sejarah Arema FC. Alhasil, penggawa anyar bisa segera tune-in setelah jadi bagian skuad Singo Edan. Musim ini Arema FC bisa dibilang punya banyak pemain anyar. Total ada 15 wajah baru gabung tim.
Menurutnya, Singo Edan mempunyai kultur sepak bola yang berbeda dibandingkan tim lain. Seperti, pemain harus menanggalkan status bintang di skuad Arema FC. Lalu, dituntut bermain maksimal di setiap laga karena pemain ke-12 ingin kemenangan. Nakhoda tim mempunyai klausul khusus.
Seusai kalah dalam tiga laga beruntun harus meninggalkan skuad Arema FC. Terlepas dari itu, Inal melihat ada klub di BRI Liga 1 yang sulit kompetitif seusai melakukan perombakan besar. Pemain yang sebelumnya membawa tim naik kasta diganti dengan rekrutan anyar.
”Akibatnya, karakter tim dan filosofi klub yang sudah dibangun tidak bisa dimaksimalkan,” ucapnya.
Baca Juga: Fisik Pemain Diharamkan Turun Drastis, Hari Ini Penggawa Arema FC Kembali Latihan
Alasannya itu yang membuat klub mempertahankan Charles Lokolingoy dan Julian Guevara. Selain karena performanya musim lalu, keduanya diyakini bisa membantu legiun asing anyar melakukan penyesuaian. Musim ini, Lucas Frigeri mendapat perpanjangan kontrak. Pelatih Kepala Arema FC Ze Gomes mengamini apa yang disampaikan manajemen klub tadi. Menurutnya, peran pemain lama tidak bisa disepelekan.
”Mereka (pemain lama) menjadi jembatan di antara elemen tim,” katanya.
Gomes merasa Jhon Alfarizi dkk selalu membawa semangat dan etos kerja yang tinggi. Sikap itu mendorong penggawa tim lain untuk berlatih dan bermain dengan maksimal. Targetnya meraih kemenangan setiap laga. Selain itu, selama dia menjadi nakhoda Singo Edan penggawa senior tim mulai unjuk gigi. Dedik dan Rafli mencetak gol lagi.
”Semua pemain di tim ini berkualitas dan punya peran besar,” paparnya. (wb3/gp)
Editor : Aditya Novrian