KABUPATEN MALANG – Brandon Scheunemann tidak bergabung dengan tim Liga 1 setelah berpisah dengan Arema FC. Mantan pemain PSIS Semarang itu akan bermain untuk klub kompetisi championship atau Liga 2. Pesepak bola berusia 20 tahun itu memutuskan hijrah untuk mencari menit bermain.
Sebagai informasi, Brandon sangat minim mendapat kesempatan berlaga selama berkostum Singo Edan. Musim ini misalnya, dari 14 laga Singo Edan dia belum dipercaya tampil. Persaingan ketat di lini belakang dan tengah Arema FC jadi penyebabnya.
Pelatih Kepala Marcos Santos memilih komposisi asing di jantung pertahanan. Mulai dari memainkan duet Luiz Gustavo dengan Odivan Koerich atau Matheus Blade dan Gustavo.
Lantas, tim Championship mana yang jadi pelabuhan Brandon? General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, pemain berdarah Jerman itu sedang diincar dua. ”Dia mendapat tawaran dari PSS Sleman dan PSPS Pekanbaru,” jelas dia.
Menurutnya, pilihan klub ada di tangan Brandon. Arema FC tidak ikut menentukan akibat status sang pemain bukan penggawa tim. Berbeda jika Brandon hijrah dengan status pinjaman.
Pria kerap disapa Inal itu menjabarkan, kontrak Brandon sejatinya masih tersisa satu tahun. Dia didatangkan dari PSIS Semarang musim 2024/2025. Namun, terdapat klausul yang memperbolehkan sang pemain hengkang karena alasan tertentu.
”Brandon memang ingin pindah untuk menambah jam terbangnya,” katanya. Menurutnya keputusan tersebut cukup masuk akal. Mengingat pemain bernomor punggung 18 itu baru sekali tampil selama berseragam Singo Edan. Kesempatan tersebut didapat saat melawan PSBS Biak Mei lalu pada BRI Liga 1 musim 2024/2025.
Inal tidak menampik pemain muda seperti Brandon harus mendapatkan lebih banyak pengalaman bertanding. Alasannya, kemampuan pemain tidak bisa diasah hanya melalui latihan. Berangkat dari itu, bermain di klub lain bisa menjadi solusi terbaik.
Pria asal Bogor itu memastikan hubungan manajemen dan tim pelatih dengan Brandon tetap terjalin sangat baik. Dirinya bahkan tidak menutup kemungkinan untuk merekrut kembali pemain Timnas U-23 tersebut pada masa depan. Khususnya saat sang pemain menunjukkan progres yang signifikan.
Berdasar informasi yang didapatkan wartawan koran ini, Brandon memutuskan untuk memilih PSPS Pekanbaru. Dirinya diketahui sudah menonton pertandingan PSPS menghadapi Persikad Sabtu lalu (27/12). ”Pelatih Kepala PSPS, Aji Santoso juga terlibat langsung dalam proses perekrutan Brandon. Mengingat pernah berlatih di Asifa,” ujar sumber internal Arema FC yang tidak ingin disebutkan namanya kepada Jawa Pos Radar Malang. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho