MALANG KOTA-RADAR MALANG - Tahapan pencalonan Presidium Aremania periode 2026-2028 mulai masuk babak baru. Hingga pertengahan masa pendaftaran, tiga nama telah mengirimkan berkas dan dinyatakan resmi mendaftar sebagai bakal calon presidium. Angka tersebut diprediksi akan terus meningkat karena sudah ada enam sosok yang dicalonkan korwil dan komunitas Aremania.
Anggota Komisi Pemilihan Aremania (KPA) Dedi Arisandi mengungkapkan, sudah ada tiga calon yang resmi mendaftarkan diri dan mengirimkan berkas per Rabu lalu (10/6). Di antaranya adalah Ibrohim Riqi Hardianto, Soni Taufik, dan Prayogi Setiawan. Ketiganya diusung dari berbagai korwil dan komunitas Aremania yang tersebar dari Malang Raya.
”Ketiganya juga berasal dari latar belakang berbeda-beda. Riqi berasal dari Korwil Embrantas Embong Brantas Kota Malang, Soni dari Korwil Aremania Mergosono Kota Malang, dan Prayogi dari Komunitas Aremania Koclok Ilakes,” ujar dia. Dari tiga nama tersebut, Soni dan Prayogi merupakan calon incumbent. Sebelumnya sudah pernah menjadi anggota presidium periode 2024-2026, lalu kembali mencalonkan lagi untuk periode berikutnya.
Sementara itu, Riqi menjadi figur baru yang pertama kali mendaftarkan diri sebagai bakal calon presidium. Menurut Dedi, munculnya nama baru menjadi pertanda positif. Karena proses pencalonan terbuka bagi seluruh Aremania yang ingin berkontribusi membangun organisasi.
Menurutnya, jumlah pendaftar resmi yang masih sedikit bukan berarti antusiasme Aremania menurun. Sejak hari pertama dibuka banyak calon pendaftar yang menanyakan persyaratan administrasi. Baik itu secara resmi dengan mendatangi langsung ke kantor KPA maupun via media sosial.
Dedi mencontohkan salah satu bakal calon bernama Achmad Ardhiansyah dari Komunitas Curva Nord Arema. Dia sempat berkonsultasi mengenai syarat-syarat untuk menjadi presidium secara langsung kepada KPA. Setelah mendapatkan penjelasan tersebut, diprediksi Ardhiansyah bakal mendaftar.
Dedi menambahkan, pihaknya memprediksi jumlah pendaftar akan mengalami peningkatan di dua hari terakhir. Itu karena, banyak bakal calon perlu menuntaskan syarat administrasi. Salah satu aturannya, memerlukan rekomendasi atau dicalonkan minimal tiga korwil atau komunitas Aremania.
Sementara itu, Soni Taufik mengonfirmasi kalau dirinya ikut mendaftar bakal calon presidium untuk periode berikutnya. Dia mengatakan sudah mengirimkan berkas administrasi pada Selasa lalu (9/5). Keputusan itu diambil setelah mendapatkan dukungan untuk maju bakal Presidium Aremania Periode 2026-2028. ”Saya diusung empat korwil dan komunitas Aremania. Di antaranya dari KKO, ASK, Mergosono Kota Malang, dan Komunitas Aremania Gate Utas Area,” ujar dia. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo