BANDUNG, RADAR MALANG - Peluang Arema FC menutup laga pemungkas Piala Presiden 2026 dengan raihan tiga poin cukup besar, nanti sore (31/7). Indikasinya karena lawan yang dihadapi, yakni DPMM FC sedang berada dalam kondisi terpuruk. Selama menjalani turnamen pramusim, tim asal Brunei Darussalam tersebut belum pernah merasakan kemenangan.
Pada pertandingan pertama, DPMM FC ditahan imbang Tampines Rovers FC dengan skor 2-2. Lalu, pada laga kedua harus mengakui keunggulan 0-1 kontra Persib Bandung. Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menilai catatan itu sebagai sebuah keuntungan.
”Selain karena kondisi lawan (yang kurang ideal), kami sedang dalam motivasi tinggi karena berhasil meraih kemenangan di laga terakhir,” ujar dia. Bagi pelatih berusia 47 tahun itu, mentalitas bangkit membawa efek positif di dalam skuad. Membuat para pemainnya jadi lebih tenang dalam menghadapi berbagai tekanan.
Dia juga telah mempersiapkan sejumlah aspek untuk meningkatkan kualitas permainan. Menurut dia, Arema FC perlu tampil lebih klinis dalam memaksimalkan umpan-umpan kunci menjadi gol. Sementara itu, di sektor pertahanan, Marcos merasa timnya cukup solid saat menghadapi serangan dengan sistem open play.
Hanya saja, yang perlu menjadi pekerjaan rumah lini bertahan Singo Edan adalah mengantisipasi bola mati. Mengingat dalam laga terakhir, gawang Adi Satryo harus kemasukan dari skema tendangan bebas.
Meski memiliki persiapan matang, Marcos mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak mudah menyepelekan DPMM FC. Itu karena tim asal Brunei Darussalam tersebut memiliki penyerang yang cukup tajam. Seperti Oscar Santis, Azwan Rahman, dan Dalberto Luan Belo.
Memang, nama terakhir belum mencetak angka selama turnamen pramusim. Namun, Marcos sudah mengetahui kemampuannya secara detail. Sebab Dalberto pernah bermain untuk Singo Edan pada musim 2025/2026.
”Dia merupakan pemain yang berbahaya di depan gawang dan punya banyak gol (bersama kami) musim lalu. Kami harus bisa mengantisipasi hal tersebut,” imbuhnya.
Di tempat terpisah, Gelandang Arema FC Matheus Blade memastikan rekan-rekan di timnya bakal tampil dengan konsentrasi penuh. Itu karena situasi mereka yang belum sepenuhnya aman dari posisi runner-up.
Mereka wajib meraih kemenangan agar posisi mereka tidak disalip. Sebab bila Tampines Rovers FC mampu mencuri kemenangan atas Persib Bandung, ada kemungkinan Singo Edan gagal lolos semifinal.
”Agar bisa terus melangkah di turnamen ini, kami tidak boleh hanya mengandalkan strategi saja. Selalu menjaga fokus agar memastikan kemenangan berada dalam genggaman kami,” jelas dia. Dengan modal tersebut, Blade percaya Arema FC mampu mengatasi semua klub luar negeri di grup A, termasuk DPMM FC. (zan/by)
Editor : Bayu Mulya Putra