Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah meluluskan 1.509 mahasiswa. Dengan rincian 1.486 dalam jabatan dan 23 pra jabatan. Mereka diharapkan menjadi guru-guru yang profesional.
MALANG KOTA - Pengukuhan dan sumpah profesi ribuan mahasiswa PPG itu dilaksanakan pada Sabtu (14/3), di Gedung Teater Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Wakil Rektor 1 Prof Dr Syamsul Arifin MSi, mengatakan, selama menempa pendidikan, mahasiswa telah dibekali dengan materi dan metodologi pembelajaran.
Keduanya sama-sama memiliki kualitas yang bagus. Artinya tidak berpusat pada guru saja, namun harus menggugah gairah belajar peserta didik.
"Metode lebih utama daripada materi. Siswa diajarkan tentang membaca di kelas, jika tidak dibarengi dengan metodologi yang bagus atau hanya berorientasi pada diri kita sendiri maka proses belajar tidak akan maksimal," ujarnya saat memberikan sambutan, kemarin.
Ribuan mahasiswa itu telah dibekali dengan materi yang update dengan mengintegrasikan pembelajaran abad 21, HOTs, TPACK dan Pendekatan Inquiry Base Activies.
Mereka merupakan mahasiswa dari program studi Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dan Agribisnis Produksi Tanaman.
Dekan FKIP UMM Dr Trisakti Handayani MM mengatakan, dengan adanya materi itu, guru profesional akan memiliki etos kerja, semangat, dan komitmen yang tinggi dalam mewujudkan pendidikan yang maju.
"Abad 21 memerlukan guru-guru yang profesional, guru yang memiliki kemampuan berpikir kritis, inovatif, memiliki kemampuan berkomunikasi, dan dapat berkolaborasi dengan siapapun, agar dapat berkiprah untuk pendidikan," ucapnya.
Sementara itu, di sela kegiataan pengukuhan dan sumpah profesi tersebut, Prof Dr Ignasius DA Sutapa MSc, Executive Director Asia Pacific Centre for Ecohydrology (APCE) – UNESCO C2C memberikan orasi ilmiahnya terkait peran penting FKIP dalam menyiapkan guru profesional, kompeten dan berkelanjutan.
Selain itu Prof Dr Nunuk Suryani MPd, Dirjen Guru dan Tenaga Pendidikan juga memberikan orasi ilmiahnya tentang Transformasi Guru dan Kontribusi dalam pendidikan untuk mencapai target sustainable developmen goal. (rof/nen) Editor : Neny Fitrin