MALANG, RADAR MALANG - Kesadaran orang tua terhadap pendidikan karakter terintegrasi memicu lonjakan minat pendaftaran pada sekolah berbasis pesantren (boarding school) di Malang. Sistem ini menawarkan kombinasi kurikulum akademik modern dan pendalaman agama 24 jam untuk mencetak generasi berdaya saing global.
Thursina IIBS
Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) memadukan kurikulum nasional dengan kurikulum Al-Azhar As-Syarif untuk memperluas wawasan internasional santri. Melalui fasilitas modern, lembaga ini sukses mengantarkan para lulusannya menembus 100 kampus top dunia.
Sekolah ini meraih penghargaan Best School with Implementation of International Curriculum dalam Anugerah TIMES Indonesia 2024, sekaligus telah mencetak ribuan lulusan yang melanjutkan studi ke 15 negara, termasuk University of Queensland dan Universitas Toronto.
SMA Islam Sabilillah
SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School berfokus pada pembentukan karakter Islami bernuansa sistem teknologi informasi yang kuat. Sekolah ini mencatatkan 62,5 persen siswa eligible lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Sekolah ini juga menghadirkan program bimbingan studi lanjut terintegrasi, dimulai dari pemetaan potensi siswa sejak kelas X, untuk mengarahkan mereka ke perguruan tinggi terbaik dalam maupun luar negeri.
Ar-Rohmah Islamic Boarding School
Ar-Rohmah Putra & Putri Islamic Boarding School menerapkan Pendidikan Integral Berbasis Tauhid (PIBT) untuk menyeimbangkan potensi akademik dan spiritual. Sekolah ini dikenal sebagai pelopor Islamic Boarding School di Indonesia dengan akreditasi A (Unggul) oleh BAN-PDM.
Baca Juga: Menjelang Penerimaan Siswa Baru, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Sekolah
Ar-Rohmah memadukan kurikulum nasional, kepesantrenan, serta standar internasional Cambridge guna mencetak lulusan berwawasan luas. Keunggulan program tahfidz Al-Qur'an di asrama ini terbukti sukses meloloskan mayoritas alumni ke berbagai perguruan tinggi negeri.
Ketiga sekolah ini membuktikan bahwa pendidikan pesantren mampu bersaing di level nasional dan internasional. Kolaborasi keilmuan modern dan nilai agama menjadi modal utama siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja masa kini.
Editor : Aditya Novrian