MALANG, RADAR MALANG - Tren camping di alam terbuka kembali menjadi favorit, terutama di kalangan anak muda yang ingin menikmati suasana pegunungan sekaligus melepas penat dari rutinitas sehari-hari. Salah satu destinasi yang belakangan ramai dibicarakan di media sosial adalah Ranu Kumbolo, danau cantik yang berada di jalur pendakian Gunung Semeru.
Bagi para pecinta alam, Ranu Kumbolo bukanlah nama yang asing. Danau yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ini dikenal sebagai salah satu spot camping paling ikonik di Jawa Timur. Keindahan alamnya yang masih terjaga membuat banyak orang rela berjalan kaki berjam-jam demi menikmati suasana di tepi danau tersebut.
Baca Juga: Pencinta Adrenalin Merapat, Ini Rekomendasi Wisata Menantang di Malang Raya
Terletak pada ketinggian sekitar 2.400 meter di atas permukaan laut, Ranu Kumbolo memiliki luas sekitar 15 hektare dan menjadi titik peristirahatan utama bagi para pendaki yang menuju puncak Semeru. Hamparan air danau yang tenang berpadu dengan perbukitan hijau di sekelilingnya menciptakan panorama yang sulit ditemukan di tempat lain.
Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus memulai perjalanan dari Ranu Pane, yang berada di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Dari pintu masuk pendakian tersebut, perjalanan menuju Ranu Kumbolo membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima jam trekking. Meski cukup menguras tenaga, jalur pendakian yang dipenuhi pemandangan hutan dan perbukitan membuat perjalanan terasa menyenangkan.
Salah satu alasan mengapa camping di Ranu Kumbolo kembali viral adalah pemandangan matahari terbit yang begitu memukau. Saat pagi hari, kabut tipis biasanya menyelimuti permukaan danau, sementara sinar matahari perlahan muncul dari balik perbukitan. Momen ini menjadi incaran para fotografer maupun wisatawan yang ingin mengabadikan keindahan alam pegunungan.
Baca Juga: Siap Teriak Sepanjang Jalan? Ini Wisata Rumah Hantu yang Wajib Dicoba di Malang Raya
Tidak hanya saat pagi hari, suasana malam di Ranu Kumbolo juga menjadi daya tarik tersendiri. Jauh dari polusi cahaya perkotaan, langit malam di kawasan ini tampak sangat jernih. Pengunjung dapat menikmati taburan bintang yang terlihat jelas, bahkan pada kondisi cuaca tertentu fenomena Milky Way dapat terlihat dengan mata telanjang.
Meski menawarkan pengalaman camping yang menakjubkan, pengunjung perlu mempersiapkan perlengkapan dengan baik. Suhu udara di Ranu Kumbolo bisa sangat dingin, terutama pada musim kemarau. Jaket tebal, sleeping bag, tenda yang memadai, serta perlengkapan logistik menjadi kebutuhan penting selama camping.
Selain itu, seluruh pendaki wajib melakukan pemesanan tiket pendakian secara online melalui sistem resmi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sebelum melakukan perjalanan. Pengunjung juga diwajibkan membawa surat keterangan sehat dan mematuhi berbagai aturan konservasi yang berlaku selama berada di kawasan taman nasional.
Baca Juga: Libur Sekolah Makin Seru, Ini Rekomendasi Wisata Keluarga di Malang Raya
Perpaduan antara trekking yang menantang, suasana camping yang syahdu, pemandangan danau yang indah, hingga langit malam yang memukau membuat Ranu Kumbolo tetap menjadi salah satu destinasi camping favorit di Jawa Timur. Tak heran jika tempat ini kembali viral dan masuk dalam daftar tujuan wisata alam yang ingin dikunjungi banyak orang.
Editor : Aditya Novrian