Topik inilah yang dibahas dalam Podcast Digitalk bertajuk “Menumbuhkan Minat dan Bakat Pada Siswa SMK” bersama Direktur Pengembangan Unit Bisnis SMK Cendika Bangsa, M Faizal Mochtarom SS SPd.
Dialog yang dipandu oleh host Selma Kirana, itu bisa disimak di Youtube Radar Malang TV. Dalam dialog tersebut, ada perbedaan yang mendasar antara siswa SMA dan SMK. Perbedaan itu lebih kepada produktifitasnya.
“Anak SMK ada prakteknya, mempelajari langsung di laboratorium atau bengkel. Sementara anak SMA itu full teori. Sehingga secara keterampilan lebih unggul anak SMK ketika lulus,” kata M Fauzan Mochtarom.
Kondisi ini memunculkan opini bahwa, anak SMK lebih siap kerja dibanding anak SMA. Sehingga tidak perlu lagi melanjutkan studi sampai di jenjang perguruan tinggi. “Opini seperti itu untuk saat ini ya tidak juga sepenuhnya benar,” ungkapnya.
Pilihan bagi anak SMK saat ini ada 2, bisa langsung bekerja atau melanjutkan kuliah. Karena kurikulum yang ada saat ini diarahkan untuk siap bekerja ataupun kuliah. Di SMK Cendika Bangsa sendiri memiliki program bimbingan konseling tiap semester bagi siswanya.
“Semacam treatment untuk mencari minat dan bakat anak-anak ini nanti, apakah mau kerja atau kuliah. Mereka akan bertemu dengan guru BK 3-4 kali,” lanjutnya.
Selain itu, pihaknya juga mengundang perguruan tinggi baik dari Malang maupun Jawa Timur untuk presentasi. “Supaya anak-anak punya pandangan. Satu hal lagi, ketika anak-anak memutuskan untuk kuliah, kami sarankan agar memilih jurusan yang linier. Sehingga kemampuan dasar mereka bisa lebih dikembangkan lagi,” tandasnya.
Pewarta: Intan Refa Septiana Editor : Shuvia Rahma