MALANG KOTA - Sebanyak 342 siswa SMAN 9 Malang (SMANAWA) menjalani purnawiyata di Cemara Ballroom, Jalan Raya Karanglo, Singosari, Kabupaten Malang, Rabu (29/5). Dari acara tersebut, ada prestasi yang membanggakan. Yakni SMANAWA menempati posisi tiga tertinggi dalam Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP).
Prestasi itu didapat karena sebanyak 58 lulusan telah diterima ke kampus negeri lewat SNBP. Rinciannya, sebanyak 37 siswa diterima di Universitas Brawijaya (UB). Lalu 10 siswa di Politeknik Negeri Malang (Polinema) dan 8 siswa di Universitas Negeri Malang (UM). Tiga lainnya masing-masing diterima di Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).
Kepala SMAN 9 Dra Sri Setyawati MPd mengatakan, tahun ini peserta didiknya dinyatakan lulus dengan sempurna.
”Dari peminatan IPS sejumlah 199 siswa dan peminatan MIPA sejumlah 143,” ungkapnya.
Sri berpesan bahwa setelah lulus dari SMA bukanlah akhir masa belajar. Dia ingin para lulusan menerapkan ilmu yang sudah dipelajari di sekolah.
”Baik itu akademik maupun nonakademik,” tutur Sri.
Sri juga mengapresiasi dan mendukung kreativitas anak didiknya. Penghargaan bagi siswa berprestasi diraih oleh Fathiya Mayza Rahmah untuk peminatan MIPA. Sementara untuk peminatan IPS diraih Jingga Aulia Al Kaaffah. Keduanya meraih nilai tertinggi pada peminatan masing-masing.
Terdapat satu ciri khas purnawiyata SMANAWA yang selalu hadir setiap tahun. Yakni pembacaan pidato perpisahan menggunakan lima bahasa. Mulai dari bahasa Indonesia yang diucapkan Revaldo Reza Haryanto. Bahasa Jawa diucapkan Rayya Khairunnisa, bahasa Inggris oleh Cheryl Ailish, bahasa Jerman oleh Joy Richie, dan terakhir bahasa Jepang oleh Adinda Putri. (aff/adn)
Editor : Aditya Novrian