RADAR MALANG – Ringworm atau kurap ditandai dengan ruam melingkar seperti cincin dan berwarna merah pada permukaan kulit. Kondisi ini menimbulkan rasa gatal yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Bukan dipicu oleh cacing, ringworm disebabkan oleh infeksi jamur dermatofita yang menyerang kulit, rambut, hingga kuku. Meski tidak berbahaya, infeksi ini dapat menular saat menyentuh area yang terinfeksi dari penderita, melalui peliharaan yang memiliki jamur di bulu atau kulitnya, benda yang terkontaminasi, hingga saat berkebun atau bermain di tanah tanpa alas kaki.
Baca Juga: Lezat dan Bernutrisi! Ini Manfaat Susu Kambing bagi Kesehatan
Adapun gejala kurap, umumnya ditandai dengan bercak merah bersisik yang perlahan melebar membentuk lingkaran. Namun, gejala ini dapat berbeda tergantung pada bagian yang terkena infeksi.
- Tinea capitis (di kepala), timbul pitak dengan kulit kepala yang bersisik dan gatal, bahkan juga muncul nanah apabila dalam kasus yang berat.
- Tinea faciel (di wajah), ditandai dengan munculnya ruam melingkar berwarna merah dengan permukaan bersisik.
- Tinea barbae (di janggut), terjadi pembengkakan dan kemerahan di area janggut yang disertai dengan bintil berisi nanah.
- Tinea corporis (di tubuh), muncul ruam merah berbentuk cincin, terasa gatal, dan perlahan melebar.
- Tinea manuum (di tangan), kulit telapak tangan menjadi kering dan pecah-pecah, terutama di sela-sela jari. Selain itu, timbul ruam merah di punggung tangan.
- Tinea cruris (di selangkangan), berupa ruam merah yang gatal di lipatan paha dan akan semakin parah saat cuaca sedang panas.
- Tinea pedis (di kaki), menyerang sela-sela jari kaki yang mengakibatkan kulit mengelupas, bersisik, gatal, bahkan terasa perih.
- Tinea unguium (di kuku), membuat kuku menjadi tebal, rapuh, hingga berubah warna (putih pada kuku tangan dan kuning pada kuku kaki.
Baca Juga: Waspada ISPA! Kenali Penyebab dan Gejalanya
Perawatan secara mandiri untuk mempercepat penyembuhan kurap dapat dilakukan dengan upaya-upaya berikut.
- Hindari memakai pakaian yang ketat dan tidak menyerap keringat.
- Mencuci pakaian dan seprai setiap hari selama pengobatan.
- Jaga area yang terinfeksi tetap bersih dan kering.
- Hindari menggaruk area yang gatal.
Namun, jika usaha tersebut tidak dapat membuat kurap membaik hingga 2 minggu, segera periksakan diri ke dokter guna mendapatkan penanganan lebih lanjut. Pengobatan kurap atau ringworm pada kasus ringan, biasanya dokter akan meresepkan obat antijamur yang dioles, seperti clotrimazole, terbinafine, atau miconazole.
Namun, apabila infeksi tidak membaik, penanganan beralih ke obat antijamur minum, seperti terbinafine, itraconazole, griseofulvin, atau fluconazole.
Baca Juga: Jangan Disepelekan! Ini Alasan Sunscreen Wajib Dipakai Setiap Hari
Editor : Aditya Novrian