MATAHATI Ceramics awalnya hanya menyediakan penjualan produk-produk keramik saja.
Namun sejak 2022, mereka mulai membuka kelas untuk para pemula yang ingin belajar membuat keramik.
Setiap hari, studionya selalu full reservasi untuk belajar membuat keramik.
Seperti Kamis (26/12) lalu, saat anak-anak muda terlihat telaten membentuk gelas hingga asbak di studio khusus milik Matahati Ceramics di Perumahan Wastu Asri, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.
Creative Director Matahati Ceramics Raisa Hajar Matahati mengatakan, peminat pottery class didominasi anak muda atau gen Z.
Mereka diminta untuk melakukan reservasi sebelum membuka kelas.
”Perhari kami buka dua sesi, pukul 10.00 dan 13.00,” kata dia.
Durasi tiap sesi dilakukan selama 90 menit.
Tidak jarang, pottery class diadakan dalam jumlah kecil hingga besar.
Seperti per orangan, corporate, instansi pendidikan, dan kolaborasi dengan coffee shop.
”Maksimal perkelas kami buka slot untuk 20 orang. Termasuk kami bisa datang langsung jika ada undangan misalnya ke TK atau SD,” tuturnya.
Raisa menyebut ada dua kelas yang dapat diikuti.
Yakni kelas pemula dengan hand building dan kelas advance (lanjutan) menggunakan teknik wheel.
Harganya pun bervariasi.
”Kelas pemula dipatok harga Rp 135 ribu per orang. Sementara kelas private kami banderol Rp 200 ribu per orang,” ujar dia.
Terpisah, Owner Cerita Bersama Workshop Juita Aulia juga membuka berbagai kelas.
Salah satunya pottery class.
Dia banyak menggandeng perajin keramik setiap kali membuka kelas.
Peminatnya juga lumayan banyak.
”Kami biasanya kerja sama dengan coffee shop untuk have fun buat keramik di sana,” ujarnya.
Peminat kelas keramik didominasi anak-anak muda. Mereka biasanya tertarik karena ingin mencoba hal-hal baru.
Apalagi, hasilnya dapat dibawa pulang customer.
Untuk sekali kelas, durasinya mencapai satu sampai dua jam.
Untuk satu sesi pottery class dibanderol dengan harga Rp 125 ribu.
Harga tersebut belum termasuk biaya shipping atau ongkos kirim (ongkir).
”Paling tidak harus menunggu sekitar satu bulan untuk dapat hasilnya dan kami kirim ke rumah customer,” pungkasnya. (ori/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana