MALANG KOTA – Empat Kereta Api (KA) jurusan Jakarta-Malang terlambat datang kemarin (29/10). Keterlambatan tiba di stasiun Malang akibat banjir di Semarang, Selasa lalu (28/10). Keempatnya adalah KA Matarmaja, KA Majapahit, dan KA Jaya Baya. Ketiganya jurusan Jakarta (Pasar Senen)-Malang.
Sedangkan satu KA lain adalah KA Brawijaya jurusan Jakarta (Gambir)-Malang. Keterlambatan mulai 47 menit hingga 5 jam lebih. Berdasar data di stasiun Malang, KA Matarmaja seharusnya tiba pukul 02.17 dini hari, namun baru sampai pukul 07.43. Demikian juga KA Majapahit baru tiba pukul 07.56, padahal jadwalnya pukul 06.28.
Lalu KA Brawijaya yang seharusnya tiba pukul 03.38, baru datang pukul 04.25. Kemudian KA Jayabaya dijadwalkan tiba pukul 10.45 namun terlambat hingga pukul 13.10. Untuk diketahui, banjir di Semarang terjadi pada pukul 10.12, Selasa (28/10). Tepatnya di petak jalan antara Stasiun Alastua - Stasiun Semarang Tawang kilometer 2+3/3+0.
Air merendam rel, sehingga menghambat laju perjalanan KA. Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, dari empat kereta api yang terdampak, ada satu yang mengalami perubahan pola operasi.
”Kereta yang mengalami perubahan pola operasi adalah Kereta Api Matarmaja relasi Malang - Pasar Senen,” ujar Luqman kemarin (29/10). Kereta itu harus memutar melalui lintas Solo Balapan - Kutoarjo - Purwokerto - Cirebon untuk memastikan perjalanan tetap berlangsung aman dan terkendali.
Atas kondisi tersebut, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna kereta yang terdampak. Mereka juga memberikan pengembalian bea tiket 100 persen. Proses pengembalian bea bisa dilakukan di seluruh loket stasiun online terdekat dalam waktu 7 x 24 jam sejak jadwal keberangkatan.
Proses pengembalian tanpa dikenakan biaya administrasi. "Data sementara sejak Selasa (28/10) sampai kemarin (29/10) pukul 09.00, ada 22 pelanggan yang melakukan pembatalan tiket di Stasiun Malang," ungkap Luqman. Pihak penyedia jasa kereta juga sedang berupaya melakukan penanganan.
Salah satunya normalisasi jalur agar perjalanan kereta kembali lancar. "Kami memahami bahwa keterlambatan ini berdampak pada kenyamanan pengguna kereta," ucap Luqman. Oleh karena itu, dia terus berkoordinasi bersama tim di daerah terdampak untuk percepatan normalisasi jalur. Informasi terbaru juga akan terus disampaikan lewat kanal resmi KAI. (mel/dan)
Editor : A. Nugroho