Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

10.164 Guru PAUD Belum Sarjana

Aditya Novrian • Selasa, 12 November 2024 | 19:37 WIB
Photo
Photo

SURABAYA – Masih ada ribuan guru pendidikan anak usia dini (PAUD) di Surabaya yang hanya berijazah SMA.

Padahal, menjadi seorang guru PAUD juga butuh pendidikan khusus. Karena itu, Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya memberikan beasiswa S1 untuk para guru PAUD tersebut.

Berdasarkan data terakhir dispendik, total ada 10.164 guru PAUD yang belum mengenyam pendidikan S1.

Mereka terdiri atas tenaga pendidik di jenjang TK, KB, TPA, PPT atau SPS. Sejak 2023, pemkot menggandeng perguruan tinggi untuk memberikan program beasiswa.

”Setiap tahun kami menyediakan beasiswa dengan kuota 200 orang untuk Bunda PAUD,” terang Sekretaris Dispendik Surabaya Putri Aisyah Mahanani.

Menurut Putri, kuota itu akan ditambah jika ada perguruan tinggi yang bisa diajak bekerja sama lagi. Lebih lanjut, dia menerangkan, secara angka, jumlah guru PAUD yang belum sarjana memang masih banyak.

Namun, bukan berarti mereka awam soal penga jaran. Putri mengatakan, para bunda PAUD itu sebenarnya memiliki kualitas mengajar yang sudah mumpuni.

Karena itu, karir mereka harus ditingkatkan. Caranya dengan sekolah lagi agar mendapat gelar sarjana.

”Kami juga memiliki tanggung jawab meningkatkan kualitas SDM mereka,” kata Putri.

Selain itu, untuk mendapat tunjangan, salah satu syaratnya adalah memiliki ijazah S1. Bunda PAUD yang belum sarjana bakal sulit mendapat tunjangan jasa pelayanan (jaspel).

Putri menambahkan, beasiswa S1 itu hanya ditempuh 4 semester. Program singkat itu diberikan untuk memudahkan Bunda PAUD.

Sehingga beban mereka tidak berat karena harus mengajar dan kuliah Dispendik berharap, dalam waktu dekat ada penambahan kuota penerima beasiswa. (omy/oni/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kota surabaya #Guru Paud Lulusan SMA #bantuan beasiswa