Pada minggu ke-dua penayangan film Jumbo sejak tanggal 31 Maret 2025, film Jumbo sudah meraih prestasi gemilang tembus tiga juta penonton.
Pencapaian ini menandakan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat terhadap film tersebut, baik dari segi cerita hingga kualitas eksekusi produksinya.
Film Jumbo merupakan hasil kerja keras selama lima tahun yang melibatkan lebih dari 400 kreator lokal.
Baca Juga: Tembus Satu Juta Penonton, Jumbo Menjadi Film Animasi Terlaris Sepanjang Masa di Indonesia!
Film ini mengisahkan tentang perjalanan Don, seorang anak yang sering diremehkan karena tubuhnya yang besar, namun bertekad untuk membuktikan ke semua orang melalui pertunjukkan yang terinspirasi dari buku dongeng milik Ayah dan Ibunya.
Sang sutradara, Ryan Adriandhy mengaku tidak bisa berkata apa-apa usai film Jumbo sebagai film animasi debutnya berhasil tembus lebih dari tiga juta penonton dalam waktu 14 hari penayangan.
Setelah pengumuman jumlah penonton film Jumbo, Ryan mengungkapkan di akun X miliknya @adriandhy, bahwa ia pernah berdoa di depan ka’bah saat mengunjungi Mekkah.
Isi dari doa Ryan mengerucut pada 7 poin penting untuk film Jumbo, salah satunya pada poin pertama spesifik menyebutkan film Jumbo bisa mencapai tiga juta penonton
“10 Maret 2023 dan 13 April 2025. Bismillahirahmaanirahiim, saudaraku seiman. Izinin aku share ini ya. Karena aku speechless, benar-benar speechless. Nggak ada alasan untuk aku nggak beriman. Terima kasih Allah, terima kasih penonton Indonesia yang mau kasih aku kesempatan,” ujar Ryan di X.
Ia juga melampirkan foto yang berisi doa-doanya saat ia berada di Mekkah.
Ryan juga berharap film Jumbo memiliki makna untuk keluarga Indonesia, dari cerita yang dibuat dengan tulus untuk penonton.
Anggia Kharisma, produser film ini, menyatakan bahwa Jumbo adalah karya yang ditujukan untuk semua usia, mengajak penonton untuk kembali mengingat masa kecil dan nilai-nilai keluarga.
"Film ini bukan hanya menghibur, tetapi juga untuk menemani, memeluk, dan mungkin membantu kita ruang diskusi bersama keluarga dan anak-anak dalam diri kita. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan," ujarnya Anggia.
Dengan pencapaian luar biasa yang diraih film Jumbo ini bukan hanya sukses secara angka, tetapi juga secara emosional dan kultural.
Keberhasilannya menjadi bukti bahwa karya animasi lokal mampu bersaing dan mencuri hati jutaan penonton.
Doa tulus sang sutradara, kerja keras ratusan kreator, dan sambutan hangat dari masyarakat Indonesia menjadi perpaduan yang menjadikan film ini lebih dari sekadar tontonan. (nai)
Editor : Aditya Novrian