MALANG KOTA – Hanania Kidz Clinic menambah layanan baru pada awal Juli 2025. Klinik yang fokus pada tumbuh kembang anak itu kini membuka terapi perilaku Applied Behaviour Analysis (ABA). Khususnya pada anak dengan kondisi autism spectrum disorder (ASD).
Layanan itu bertujuan membentuk perilaku anak agar lebih adaptif dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari belajar menatap lawan bicara, tidak memotong pembicaraan, hingga menyesuaikan diri di lingkungan sekolah maupun rumah.
”Terapi perilaku ini berbeda dengan terapi wicara atau terapi okupasi. Fokusnya lebih luas, karena menyasar aspek perilaku anak secara menyeluruh,” jelas Daniswara Hartika, salah satu terapis perilaku di Hanania Kidz Clinic, kemarin (1/8).
Sebelum memulai program, anak akan menjalani proses asesmen selama 1–3 kali pertemuan. Setelah itu dilanjutkan dengan terapi awal selama 2–3 minggu. ”Tujuannya untuk mengenal profil anak lebih dalam. Hasil asesmen jadi dasar untuk menyusun program yang tepat,” imbuh Danis.
Setelah asesmen dan konsultasi dengan orangtua, terapi rutin pun dimulai. Saat ini Hanania memiliki dua terapis perilaku yang telah terverifikasi oleh Ikatan Profesi Analis Perilaku Indonesia (IPAPI), yakni Daniswari Hartika, M.Psi., Psikolog, dan Amarizka Diva Udyaningtyas, S.Psi.
Satu sesi terapi berlangsung 90 menit. Frekuensinya antara 2–3 kali per minggu. Untuk tarif, sesi bersama sarjana psikologi bersertifikat TPT dipatok Rp 195 ribu. Sementara sesi bersama psikolog bersertifikat TPT sebesar Rp 285 ribu. (mel/adn)
Editor : A. Nugroho