GRESIK – Kecelakaan lalu lintas masih menjadi momok di jalanan Kota Pudak. Terakhir, dalam semalam, dua nyawa melayang. Kedua insiden terjadi di jalur rawan, yakni wilayah Sidayu dan Driyorejo.
Peristiwa pertama terjadi di Jalan Raya Golokan, Kecamatan Sidayu. Pada Senin (7/7) pukul 19.00 WIB, sebuah tabrakan maut melibatkan motor bernopol W 6573 GE yang dikendarai Moh. Mas’ulil Mubdi Allaudza’i dengan dump truk bernopol S 8302 UL yang dikemudikan Sumarno, 44.
Insiden itu bermula ketika sopir dump truk asal Tuban tersebut melaju menggunakan jalur berlawanan arah. Padahal, di depannya melaju motor yang dikendarai korban. Adu banteng pun tidak terelakkan.
Akibatnya fatal, pemotor mengalami luka parah di bagian kepala hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
”Saat ini sopir truk dan seluruh barang bukti sudah kami amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Ipda Achmad Andri Aswoko.
Selang empat jam, tepatnya kemarin (8/7) dini hari pukul 01.10 WIB, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo. Motor tanpa pelat nomor yang dikendarai Daniel Dwi Santoso, 22, warga asal Jombang, menabrak pikap bernopol S 8680 AA milik Didik Agus Priyono dari belakang.
Saking kerasnya benturan, mobil pikap ikut terdorong ke depan hingga menyeruduk warung angkringan dan motor yang terparkir di tepi jalan. Daniel meninggal dalam insiden itu.
”Motor melaju dengan kecepatan tinggi, hingga membuat pengendara terpental dan meninggal dunia,” kata Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram. (yog/ris/dre)
Editor : A. Nugroho