Melansir dari NME, Kamis (18/3), para idol melakukan hal tersebut setelah mengetahui banyaknya berita rasisme. Salah satunya adalah peristiwa penembakan di Atlanta, Georgia 16 Maret lalu, di mana delapan orang menjadi korban. Serangan itu terjadi ketika enam dari delapan korban tersebut adalah wanita Asia dan empat di antaranya adalah keturunan Korea. Seorang pria berusia 21 tahun juga telah ditangkap karena diduga menjadi pelaku penembakan itu.
Peristiwa tersebut memunculkan kekhawatiran yang berkembang di masyarakat bahwa serangan itu bermotif rasial. Khususnya terhadap orang Asia-Amerika dan sudah mulai muncul sejak dimulainya pandemi Covid-19.
Selebritas K-pop lainnya juga telah turun ke media sosial untuk memberi dukungan terhadap solidaritas dengan orang Asia-Amerika termasuk vokalis Korea-Amerika dan mantan kontestan Produce 48 AleXa, boyband P1Harmony, dan Jay Park. Sementara itu, BM KARD dan Ashley Choi dari Ladies Code juga mengkritisi situasi tersebut dengan postingan di Instagram stories mereka masing-masing. AleXa juga meminta penggemar untuk menyebarkan kesadaran tentang meningkatnya kejahatan rasial Asia-Amerika.
"Selain komunitas K-pop, penyanyi, dan selebritas lain seperti Japanese Breakfast's Michelle Zauner dan penyanyi John Legend juga menentang rasisme anti-Asia," ungkap Puah Ziwei, salah satu penulis artikel di NME.
Penulis: Fara Trisna Rahmadani Editor : Ahmad Yani