Kabar baiknya lagi, pengunjung bisa dengan mudah mendapatkan akses CCTV tersebut melalui aplikasi Among Batu yang bisa di-download untuk pengguna Android. “Sudah nyala, masyarakat juga bisa memantau kegiatan yang ada di alun-alun,” ujar Onny Ardianto, Kepala Diskominfo Kota Batu.
Walaupun begitu, di aplikasi ini hanya bisa melihat secara live kegiatan di alunalun. Tak ada fitur untuk melakukan replay kejadian beberapa menit yang lalu. Sedangkan yang menjadi keluhan selama ini adalah saat adanya kejahatan di sekitar alun-alun.Pihak pengelola alun-alun selama ini juga tidak bisa mengakses CCTV sehingga saat ada laporan tindak kejahatan di sana, mereka tidak bisa apa-apa.
Sementara itu, sampai saat ini masih banyak pengunjung yang tidak tahu bahwa ada CCTV di sekitar alun-alun bahkan bisa diakses melalui handphone tanpa ribet. Mereka mengaku, ini keren. “Baru tahu ini sih, keren, jadi sebelum datang ke sini bisa memantau keadaan Alun-alun ini sedang ramai atau sepi,” ujar Rahmat Khan seorang pengunjung asal Kalimantan.
Terobosan semacam ini memang sudah selayaknya dilakukan, mengingat saat ini perkembangan digital begitu kuat. Namun, mungkin dapat menjadi pertimbangan untuk diskominfo agar menambah fitur replay atau jika memang itu terlalu detail dan tak layak untuk diketahui publik, setidaknya pihak pengelola alun-alun dapat diberikan akses penuh terhadap CCTV. Agar saat terjadi kasus kejahatan mereka bisa membantu korban sebelum korban melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. (cr4/lid) Editor : Mardi Sampurno