Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Empat Sekolah di Kota Malang Jadi Pilot Project Program MBG

Bayu Mulya Putra • Selasa, 14 Januari 2025 | 18:55 WIB
HARI PERTAMA: Jajaran forkopimda, mitra makan bergizi gratis (MBG), dan pelajar menikmati hidangan bersama di ruang kelas 6 SDN Lowokwaru 3, kemarin. NABILA AMELIA / RADAR MALANG
HARI PERTAMA: Jajaran forkopimda, mitra makan bergizi gratis (MBG), dan pelajar menikmati hidangan bersama di ruang kelas 6 SDN Lowokwaru 3, kemarin. NABILA AMELIA / RADAR MALANG

MALANG KOTA – Program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Malang akhirnya dimulai pada pekan kedua. 

Tepatnya mulai kemarin (13/1) dengan SDN Lowokwaru 3 sebagai pilot project

Selain SDN Lowokwaru 3, ada tiga sekolah lain yang menjadi sasaran program untuk tahap pertama. 

Dari pantauan koran ini kemarin, persiapan MBG sudah dimulai sejak pukul 10.00. 

Tampak puluhan driver online yang menjadi mitra pelaksanaan MBG silih berganti masuk ke ruang kelas. 

Mereka membawa makanan yang ditempatkan dalam wadah plastik. 

Total, ada sekitar 450 makanan yang didistribusikan ke semua siswa. 

Ada lima jenis yang ada dalam wadah tersebut. 

Yakni nasi, susu, ayam krispi, buah semangka, dan oseng-oseng tempe kacang. 

Setelah terkumpul, makanan diantarkan ke kelas-kelas. 

Salah satunya ke kelas 6. 

Para siswa pun mulai menikmati hidangan pada pukul 11.20. 

Mereka makan bersama pasangan kepala daerah terpilih yakni Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin. 

Selain itu, ada Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana, Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif, Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Wakil Ketua III DPRD Kota Malang Rimzah, dan Kepala SDN Lowokwaru 3 Anis Yuniati. 

”Rasanya enak. Saya senang bisa mendapat makanan bergizi,” kata salah seorang siswa kelas 6 yang bernama Almira Hasan. 

Dia mengatakan, sebelum ada program MBG, dia rutin membawa bekal dari rumah dan uang saku senilai Rp 10 ribu. 

Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana menjelaskan, pemilihan SDN Lowokwaru 3 sebagai pilot project MBG atas keputusan dari pemerintah pusat. 

Sebab, pelaksanaannya menggunakan APBN. 

Selain itu, disana juga pernah dilakukan uji coba. 

”Pelaksanaannya nanti berlangsung setiap hari sampai 29 Maret,” imbuh Suwarjana. 

Selain SDN Lowokwaru 3, ada tiga sekolah lain yang terdaftar menjadi sasaran awal. 

Tiga sekolah tersebut adalah SMP Negeri 19 Kota Malang dengan jumlah 900 siswa, SMP Negeri 2 Kota Malang dengan jumlah sekitar 1.000 siswa, dan SDN Ciptomulyo 2 dengan jumlah sekitar 450 siswa. 

Makanan untuk tiga sekolah tersebut ll akan disediakan oleh Lanal Malang sebagai mitra. 

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita menyatakan ke depan akan ada cost sharing

Saat ini, nilai MBG untuk satu porsi Rp 10 ribu. 

Agar makanan yang tersedia lebih maksimal, akan ditambah anggaran Rp 5 ribu per porsi, sehingga menjadi Rp 15 ribu. 

”Itu sudah include pengantaran dan makanannya,” tegasnya. (mel/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#pilot project #Makan Bergizi Gratis #program #Mbg #Kota Malang