MALANG KOTA Jumlah tenant di Mal Pelayanan Publik (MPP) Merdeka bertambah lagi.
Itu setelah BPJS Kesehatan dan Imigrasi memastikan penambahan tenant untuk meningkatkan layanan.
Dengan tambahan itu, MPP Merdeka akan terisi 30 loket pelayanan.
Alun-Alun Mal atau dulu disebut Mal Ramayana.
Fasilitas itu tidak hanya dimanfaatkan untuk layanan dari perangkat daerah Pemkot Malang.
Ada juga pihak eksternal yang ikut memanfaatkan dengan membuka loket pelayanan Misalnya loket Samsat, Kantor Pelayanan Pajak, Pe ngadilan Agama, Kementerian Agama, hingga Bea Cukai.
Sedangkan layanan internal pemkot di MPP berasal dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Badan Pendapatan Daerah, dan Disnaker PMPTSP.
Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang Arif Tri Sastyawan menjelaskan, sebelumnya BPJS Kesehatan hanya memiliki satu loket.
Tahun ini mereka akan menambah satu loket lagi.
”Dengan dua tenant itu, mereka bisa memberikan em pat layanan sekaligus,” terangnya.
Penambahan loket layanan di MPP ditujukan untuk memecah kepadatan kunjungan di BPJS Kesehatan Kantor Malang, Jalan Tumenggung Suryo, Kelurahan Bunulrejo, Blimbing.
Lahan parkir di kantor tersebut sering kali tidak mampu menampung kendaraan para pengunjung.
Apalagi posisi kantor BPJS Kesehatan Malang berada di sekitar lembaga pendidikan dan jalan provinsi, Sehingga sering menyebabkan kemacetan.
”Karena layanan ini berhu bungan dengan kesehatan, kami langsung membantu memfasilitasi,” tutur Arif.
Pelayanannya BPJS Kesehatan dengan dua tenant di MPP akan mulai aktif jelang Lebaran.
Saat ini masih dilakukan persiapkan prasarana dan Sumber Daya Manusia (SDM).
”Sementara untuk Imigrasi belum diketahui kapan terealisasi. Tetapi mereka sudah meminta ada tambahan tenant,” imbuh Arif.
Beroperasi sejak 2022, MPP Merdeka sudah melayani 158.088 pelanggan.
Total ada 216 layanan yang tersedia pada fasilitas milik Pemkot Malang tersebut.
”Paling banyak masyarakat mengakses layanan di Dispendukcapil,” paparnya.
Kepala BPJS Kesehatan Kota Malang Roni Kurnia Hadi Permana menuturkan, meskipun ada penambahan di MPP, dia memastikan pelayanan di kantor Jalan Tumenggung Suryo masih beroperasi.
Penambahan di MPP hanya untuk memecah jumlah pengunjung.
”Jumlah kunjungan di kantor BPJS Kesehatan Malang men capai 150 sampai 200 orang per hari. Dengan keterbatasan lahan parkir, banyaknya kun jungan itu menjadi problem yang harus diatasi,” tandasnya. (adk/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana