Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Menteri Pertanian Amran Sulaiman Jamin Stok Pangan Aman hingga 324 Hari di Tengah Konflik Timur Tengah yang Memanas

Aditya Novrian • Rabu, 11 Maret 2026 | 13:25 WIB

AMAN: Mentan Amran pastikan Indonesia memiliki stok pangan berlebih di tengah konflik Timur Tengah. (Sumber: Ekonomi-Republika)
AMAN: Mentan Amran pastikan Indonesia memiliki stok pangan berlebih di tengah konflik Timur Tengah. (Sumber: Ekonomi-Republika)

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyampaikan kesiapan stok bahan pangan Indonesia di tengah memanasnya konflik perang USA-Israel melawan Iran. Pernyataan ini disampaikannya di kantor Kementerian Pertanian pada Jumat (6/3/2026).

Mentan Amran menjelaskan bahwa cadangan pangan nasional saat ini mencapai angka yang sangat aman.

Baca Juga: Menjamin Mutu Masa Depan: Mengapa Akreditasi Menjadi Kompas Utama Memilih Perguruan Tinggi?

Indonesia memiliki cadangan stok di Bulog, Horeka, dan lahan sawah dengan total mencapai 3,76 juta ton.

Ia menegaskan bahwa cadangan ini dapat bertahan selama 324 hari jika diasumsikan tidak ada produksi baru sama sekali di dalam negeri. Angka ini menunjukkan ketahanan pangan Indonesia dalam kondisi darurat sekalipun.

Lebih lanjut, Mentan menjelaskan bahwa produksi dalam negeri tidak pernah berhenti. Setiap bulan, Indonesia memproduksi pangan antara 2,6 juta hingga 5,7 juta ton, sementara kebutuhan domestik hanya 2,5 juta ton per bulan.

Baca Juga: Tak Bisa Jawab “Terserah” Lagi, Terserah Cafe and Space Kini Jadi Solusi Bingung Cari Tempat Nongkrong di Malang

Kondisi ini menciptakan nilai surplus yang terus bertambah setiap bulannya.

Hal ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mencapai status negara swasembada pangan yang berkelanjutan.

Mentan Amran menegaskan bahwa memanasnya situasi di Timur Tengah sudah masuk ke dalam kalkulasi pemerintah.

Ia menjamin konflik tersebut tidak akan mengganggu produksi pangan domestik karena fokus utama adalah penguatan dalam negeri.

Baca Juga: Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil Siapkan Antisipasi Fiskal dan Jamin Keamanan Pasokan Minyak Nasional

Menghadapi kondisi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, Mentan Amran akan melakukan pengecekan lapangan secara rutin.

Langkah ini untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan harga tetap terkendali.

Ia mengakui adanya kenaikan kecil pada komoditas seperti daging ayam sekitar 0,68 persen.

Namun Mentan menganggap hal itu wajar sebagai bentuk apresiasi agar para peternak juga bisa merayakan hari raya dengan layak.

Baca Juga: Ancam Industri Dalam Negeri, Wakil Ketua DPR Minta Rencana Impor Truk Pikap Rp40 Triliun untuk Koperasi Merah Putih Dikaji Ulang

Pemerintah terus berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Masyarakat diimbau tidak perlu khawatir dan tetap tenang menghadapi situasi global yang sedang memanas.

Penulis: Satya Eka Pangestu - Mahasiswa Universitas Negeri Malang

Editor : Aditya Novrian
#mentan amran #Perang Amerika Serikat Israel vs Iran #Berita Terbaru #cadangan pangan pemerintah #konflik Timur Tengah 2026