Dedik bukanlah nama baru di tim Arema FC. Pemain jebolan Persekam Metro FC ini jadi andalan Arema FC dalam empat musim belakangan.
Musim lalu, Dedik sukses mencetak tujuh gol dan 2 assist dalam 10 pertandingan. Andaikan tidak cedera, catatan gol Dedik mungkin bisa lebih mentereng.
Setelah berbulan-bulan menjalani pemulihan cedera, termasuk operasi pada November 2019 lalu, Dedik pun pulih.
Dedik sudah berlatih, saat tim Arema FC menggelar latihan perdana di masa pandemi, Senin (3/8).
Dokter tim Arema FC Nanang Try Wahyudi kondisi Dedik saat ini semakin membaik. Dimana sudah bisa menjalani latihan bersama dengan pemain-pemain lainnya. "Untuk pemulihan Dedik tinggal membenahi sisa-sisanya. Kira-kira kondisi sekarang sudah 90 %," tutur alumnus Universitas Indonesia itu. Jadi, sangat mungkin akan bisa tampil di lanjutan Liga 1 mendatang.
Sisa-sisa yang dimaksud dr Nanang salah satunya adalah pengembalian kepercayaan diri atau trauma. Maklum, Dedik memang mengalami cedera cukup parah. Sampai-sampai membuatnya naik meja operasi. "Oktober saya rasa dia sudah bisa pulih 100 %," terang pria asal Magelang tersebut.
Kembalinya Dedik di tim disambut baik pelatih karteker Arema FC Charis Yulianto. Hal itu dikarenakan semakin banyak pilihan untuk lini serang tim. "Yang jelas kembalinya Dedik membuat semakin banyak alternatif," ungkap pria asal Blitar itu. Khususnya, untuk strategi penyerangan tim.
Sebagaimana diketahui, nama-nama seperti Kushendya Hari Yudo, Titan Agung, dan Elias Alderete memastikan diri tetap bersama Arema untuk lanjutan Liga 1 lalu. Lebih lanjut, Charis menilai Dedik juga punya kemampuan yang baik sebagai penyerang. "Dia striker pekerja, punya kecepatan, dan naluri golnya juga baik," jelasnya.
Sementara itu, Dedik mengaku termotivasi untuk tampil lebih baik di Lanjutan Liga 1 mendatang. Hal tersebut jadi bentuk pembalasan musim lalu yang kurang baik. Sebab, hanya tampil 11 pertandingan saja. "Bakal berjuang menunjukkan terbaik," jelasnya. Terkait bermain atau tidak, lanjutnya, saya resahkan kepada tim pelatih. Saat ini terpenting adalah menunjukkan terbaik.
Lebih lanjut, pria asal Dampit itu juga berteked membawa Arema di papan atas lanjutan Liga 1 mendatang. "Ya targetnya membawa minimal masuk kompetisi Asia," harap dia.
Pewarta: Galih Prasetyo
Editor : Mufarendra