Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Joel Keluar, Wiliam Pastikan Bertahan

Galih R Prasetyo • Minggu, 22 Desember 2024 | 18:20 WIB
SETIA: Wiliam Marcilio (kiri) berebut bola dengan gelandang Persebaya M. ashid dalam laga BI Liga 1 pekan ke-13, 7 Desember lalu.
SETIA: Wiliam Marcilio (kiri) berebut bola dengan gelandang Persebaya M. ashid dalam laga BI Liga 1 pekan ke-13, 7 Desember lalu.

BLITAR- Pemberhentian Joel Cornelli sebagai Pelatih Kepala Arema FC menyisakan sejumlah pertanyaan.

Salah satunya, terkait masa depan pemain-pemain asing Singo Edan.

Khususnya, penggawa asing yang merupakan rekomendasi dari juru taktik asal Brasil itu.

Seperti diketahui, ada dua pemain asing Singo Edan yang direkrut secara langsung Joel Cornelli.

Sosok tersebut adalah Wiliam Marcilio dan Pablo Oliveira.

Keduanya didatangkan seusai Choi Bo-kyung dan Thales Lira bergabung.

Saat ditemui wartawan koran ini, Wiliam menegaskan, masih akan menjadi pemain Arema FC.

Dia tidak terpengaruh dengan pemberhentian Joel sebagai pelatih.

Dia, bertekad menyelesaikan kontraknya dengan klub.

”Kabar ini (pelatih pergi, red) memang tidak menyenangkan. Tapi, saya harus profesional,” katanya.

Menurutnya, dia berutang budi dengan Joel.

Itu karena, menjadi salah satu sosok membukakan jalan untuknya berkarier di kompetisi tanah air.

Sebelum bergabung dengan Arema FC, Wiliam belum pernah berkarier di Asia Tenggara.

Dia bermain dengan sejumlah klub Brasil, lalu berlanjut ke kompetisi Malta pada 2023 lalu.

Pemain asal Brasil itu mengatakan, suasana kebersamaan di tim membuat dia nyaman. Tidak hanya itu, dia sangat terkesan dengan dukungan Aremania.

”Saya merasa mereka begitu antusias. Ini luar biasa karena baru pertama kali saya merasakannya,” ucap Wiliam.

Karena itu, dia tidak ingin berpindah klub.

Komitmennya bertahan lebih lama menjadi pemain Singo Edan.

”Waktu itu, presiden klub sudah menawari saya memperpanjang kontrak di Arema FC,” kenang Wiliam.

Dia merasa, momentum itu sangat spesial untuknya.

Saat disinggung mengenai bursa transfer, Wiliam enggan berkomentar.

Dia mengatakan, itu merupakan ranah agennya.

Karena itu, dia tidak terlalu banyak memikirkan hal itu.

Wiliam tidak memungkiri, kehilangan sosok pelatih kepala mempunyai dampak terhadap timnya.

Namun, semua penggawa tim mempunyai kewajiban untuk selalu fokus dan memberikan performa terbaik. Dia optimistis, Arema FC bisa kembali ke tren positif.

Mengumpulkan poin demi poin. Seusai itu, terus merangsek naik menjadi tim papan atas di klasemen Liga 1.

”Kami ingin membuat musim yang bersejarah,” paparnya.

Sementara itu, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, Wiliam dan Pablo tetap menjadi pemain Arema FC.

Dia menjelaskan, manajemen selalu menekankan profesionalitas kepada semua elemen tim.

”Jadi tidak ada istilahnya pelatih keluar, lalu membawa pemain di klub ini,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Inal itu yakin, para pemain masih betah di Arema FC. Menurutnya, kondisi di internal tim tetap kondusif.

Para pemain Singo Edan juga tetap solid.

”Perlu diingat, mereka tetap terikat kontrak dengan kami,” kata dia.

Berangkat dari, klub yang menginginkan Wiliam harus dengan skema transfer. Kelakar Inal, nilai memboyong Wiliam super besar. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Bertahan #keluar #Pastikan #Wiliam