Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Anggaran Pendidikan Kota Malang Naik 15 %

Bayu Mulya Putra • Minggu, 25 Agustus 2024 | 19:30 WIB
Infografik Alokasi Dana Untuk Bidang Pendidikan
Infografik Alokasi Dana Untuk Bidang Pendidikan

Proyeksi Disdikbud untuk Tahun Depan, Berharap Disetujui

MALANG KOTA – Alokasi dana untuk bidang pendidikan diproyeksikan naik.

Tahun ini, alokasinya mencapai 35,99 persen dari total APBD Kota Malang.

Tahun depan, plottingnya diusulkan naik menjadi 50,99 persen dari total APBD (selengkap- nya baca grafis).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana menyebut, alokasi dana dari APBD tahun ini masih kurang.

Itu karena beberapa kebutuhan pendidikan belum sepenuhnya ter-cover.

Sehingga perlu ada suntikan dana tambahan untuk menutup kebutuhan pada tahun 2025.

”Yang jelas kami usulkan naik itu untuk Bantuan Ope- rasional Daerah (BOSDA),” terangnya.

Jana menyebut, selama ini alokasi BOSDA hanya cukup untuk mengga- ji guru saja.

Khususnya untuk guru di sekolah negeri.

Sementara untuk memenuhi keperluan operasional sekolah yang lainnya, dia menyebut bila dananya masih kurang.

Terutama anggaran untuk rehabilitasi sekolah, yang beberapa di antaranya belum tertangani.

”Kami ajukan tahun 2025 (anggaran pen- didikan) naik sekitar 15 per- sen, semoga bisa disetujui,” harap pejabat eselon IIB Kota Malang itu.

Lebih lanjut, Kepala bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Malang Muflikh Adhim mengatakan, kebutuhan mendesak lainnya yakni pembinaan kesiswaan.

Naiknya dana BOSDA diharapkan bisa memajukan prestasi siswa.

Baik prestasi akademik maupun non-akademik.

”Mendorong peningkatan itu juga perlu dana,” ujarnya.

Adhim menuturkan, selama ini dana yang dialokasikan untuk menunjang fasilitas siswa tersebut cukup terbatas.

Perlu ada anggaran lebih agar siswa dapat diasah di pusat pelatihan untuk men- dapat pembinaan lebih lanjut.

Usulan kenaikan anggaran dari disdibud itu juga diplot untuk menambah kuota beasiswa siswa berprestasi dan tidak mampu.

Dia menyebut, selama ini hanya mampu mengakomodir beberapa siswa saja.

”Sedangkan usulannya lebih banyak, harapan kami bisa menyerap semua usulan beasiswa,” tambahnya.

Adhim mengatakan, jumlah penerima beasiswa baik jenjang SD maupun SMP ditarget naik.

Totalnya mencapai 250 siswa di masing-masing jenjang.

Sementara, tahun ini hanya ada 120 siswa SMP dan 282 siswa SD yang mendapatkan jatah beasiswa.(ori/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Kota Malang #pendidikan #APBD